Skip to main content

Posts

Showing posts with the label #refleksi #humanlife

Damn

I thought he will always lift me up Or available  For my grudge or useless comments of life  For my needy of attention  For my smart & sweet talk and I thought I deserve his deep affection I am left questioned of his motive Sometimes I felt (loved?) Sometimes I felt questioning I know logically non sense  To feel all the feeling  But it was real, cute, lifting, comforting, warm For me being self centred  (I guess) and having little understanding and  That overthinking  That ruins things ... I don't like that take care at all Show me some effort or (am I even deserve that?) 

The Last Supper

Peristiwa malam perjamuan kudus, saya kenang dalam jalan Bandung menuju Jakarta. Dengan setengah mengantuk dan dengan setengah mimpi. Saya selalu tidak bisa lelap dalam jalan, karena kerlap kerlip malam menggugah di luar sana. Mungkin juga kursi yang kurang empuk. Lalu kemudian kompleksnya pikiran ini, yang selalu memikirkan ini dan itu. The Last Supper berkisah tentang malam sebelum Yesus diputuskan untuk disalibkan oleh orang banyak. Lebih pilu lagi diserahkan oleh murid-Nya. Saya pikir memang demikian adanya, sumber kebahagiaan dan ketidakbahagiaan di dunia ini datang dari orang-orang terdekat. Pertanyaannya adalah seberapa sering saya menjadi sumber kebahagiaan bagi orang di sekitar saya? Tidak perlu hanya dengan materi, tetapi semangat hidup, inspirasi, rasa hormat dan cinta serta kepedulian tanpa pamrih. Adakah? Berkaca dari pengalaman penyerahan diri Yesus untuk melayani sampai membasuh kaki, saya jadi memikirkan peran dan kontribusi yang sebaiknya saya beri sebagai man...