Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Belajar

Cita-cita menjadi seorang dosen

Masih setengah jalan menuju profesi yang dicita-citakan. Sejak kecil, saya ingin berprofesi menjadi seorang guru. Lebih tepatnya guru di desa terpencil. Seorang saudara sepupu saya, ka Servulus Ndoa, tahu sekali cita-cita saya ini. LOL. Kemudian dalam perjalananannya, saya lebih memilih untuk menjadi seorang dosen. Saya tahu tidak mudah dan tidak asal saja menjadi dosen. Komitmen dan dedikasi sepenuh hati. Aissshh, semoga semeste mendukung keinginan anak baru  kemaren sore ini. Tentu jalannya tidak semulus jalan tol.. Bukan seorang  dengan predikat  cum laude, banyak yang harus terus dipelajari, digali, didalami dan dikembangkan (#Tsahhhh, biar kekinian) Banyak hal yang saya persiapkan. Mulai dari otodidak belajar TOEFL selama liburan dan ketika menganggur dan apply-apply beasiswa S2. Terus, aktif menulis remah-reman dalam bahasa Inggris. Maklum edisi belajar, mulai dari update post bbm, twitter, fb, dan blog. Maaf banget buat yang merasa terganggu, alhasil harus n...

Niat Merokok

sources: google images. For those underage Malam itu, sebuah sms masuk dari adik saya yang sedang kuliah di tahun keduanya. Namanya Wig, kelahiran 1995, adik kedua saya. Kira-kira begini isi smsnya : W : ka, kalau sa(saya) rokok bagaimana? Saya terdiam sebentar, membayangkan adik saya seperti pemuda kebanyakan yang belum berpenghasilan sendiri mengisap rokok dalam-dalam. Agak jengah juga. R :JANGAN DULU.KERJA, BELI PAKE UANG SENDIRI BARU ROKOK. KO(kau) LIAT BP (bapak) & US (kakak pertama) ADA ROKOK KAH? [Bapak dan kakak pertama saya tidak merokok] W:  [Kalem] Ok, hanya pendapat sa. Di saat yang sama, saya sadar anak di atas 17 tahun sudah punya pilihan sendiri. R: Tapi terserah kau, ko (kau)harusnya bisa tau mana yang paling baik untuk ko. Dari saya sih tidak setuju. W: Itu sudah, tapi saya bisa kendalikan. Tidak terus-terus. R: E sa malas [Sedih dan tidak mau tahu lagi. Sudahlah, biarkan saja] W: Sudah makan? Saya tidak membalas ..... 15 mnutes later W:tapi ...

Media dan Kita

Saya akhirnya gerah dengan pemberitaan beberapa media massa dengan judul yang menurut saya “agak” memprovokasi. Source: google images, a really good quote Beberapa media dengan gamblang memberitakan judul berita terorisme misalnya, dengan menyebutkan agama tertentu. Hal ini tentunya, akan sangat mempengaruhi pemikiran-pemikiran pembaca yang terdiri dari berbagai latar belakang mengambil inti sari berita secara sepihak. Paling buruk adalah mengeneralisasi kalangan yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut sehingga timbul rasa benci.  Lebih parah dan lebih fatal, jika sebagian orang kemudian merasa tersinggung akibat pemberitaan tersebut dan malah menyulut pertengkaran yang tidak perlu. No need to feel offended by the media!   Setiap kita cenderung terikat pada label dan tentu akan sangat disayangkan jika kemudian pembaca media tidak melihat kepada personal atau aktivitas personal tersebut pada organisasi tertentu. Aktivitas personal pada organisasi terten...

Random!

Tik tok tik tok tik tok tik tok tik tok tok tok tok tok tok tok Bloggers, saya mau mengucapkan happy lebaran yah, buat yang merayakan J . Maap, kalo saya ada salah. Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Miss my homewriting, in the warm day or midnight. Waiting is not one of my hobbies. Maybe with my pen and a piece of paper, a cup of tea but it is not work now. Missing my old book, Awareness! Bad dream. Snakes everywhere and just aware, because I watched Medusa last night. 1st day on September missing Hogwarts Express. My playlists are closed, silence gonna be good. Promise, tomorrow I will be Ok! This post totally random!

Lebih dari Sekedar Salah Kereta

                Dia diundang dalam sebuah acara ulang tahun sore itu. Seharian tidak ke mana-mana, membuatnya lebih bersemangat untuk keluar. Cerah dan semuanya tampak lebih menarik. Jadwal kereta pun lebih bersahabat. Memesan tiket ekonomi tujuan Jakarta tanpa bertanya kereta apa yang tiba terdahulu. Duduk menunggu di peron stasiun yang masih tampak ramai tanpa sempat membuka buku Awareness yang selalu dibawanya jika pergi ke mana-mana, karena tidak lama kereta ekonomi datang. Dia naik tanpa mendengar pemberitahuan KRL tersebut membawanya ke mana. Dia yakin, keretanya melewati stasiun yang dia tuju, stasiun Gondangdia. Sejenak ia merasa heran, karena banyak calon penumpang tidak ikut naik bersamanya, padahal keretanya sepi. Mungkin mereka memesan tiket kereta Commuter Line , pikirnya.                  Satu hal yang  paling me...

Mengejar Sarjana "Sinting" II

Setelah melakukan banyak hal, ini dan itu untuk persiapan penelitian di lab penelitian, seperti proposal, dan tatap muka (aiish, saya selalu datang ke ruangan dengan kebingungan, keluar dengan kebingungan pula hehe), finnally I have gotten the table! What's table? Meja penelitian selama satu semester ini, tempat saya melakukan banyak hal yang mendukung  saya untuk mengejar gelar sarjana science atau lebih enaknya sarjana sinting. No 23, dan kurang pencahayaan, jauh dari teman-teman yang melakukan penelitian dengan pembimbing yang sama. Beda sendiri! but I must love it,aha aha. Apalagi ketika pembimbing saya bertanya ketika membaca cara kerja penelitian, "dua puluh empat jam ya? Kamu mau nginap?". Saya diam, wah harus mikir-mikir lagi tapi kecil kemungkinan untuk tidak. Hoaa di lab malam-malam.Agak menyeramkan! Oh ya, penelitian saya tentang pemisahan ion logam berat, caranya masih dirahasiakan sampai saya benar-benar berhasil melakukannya.Mohon doanya ya hingga na...

Mengejar Gelar Sarjana "Sinting" 1

Setelah hari-hari kemarin penuh dengan kebahagiaan terutama buat Gishut dan Inang maka masih bertemakan kebahagiaan juga, kemarin saya juga resmi mendapat dua orang pembimbing untuk tugas akhir saya. Wow, baru  saya rasakan perasaan galau itu seperti apa. Ketika hendak memilih pembimbing mana yang tepat untuk kita. Banyak pertimbangan memang baik pribadi, saran teman-teman lain maupun pengalaman senior atau teman lain yang pernah dibimbing. Saya menganut semua serba relatif. Jadi, yah kembali keputusan ada di tangan saya dan saya siap dengan segala baik buruknya. Semuanya tergantung saya. Yang pastinya saya bersyukur untuk kedua pembimbing saya sekarang ini yang akan bersama-sama dengan saya menuntaskan perjalanan ini. Minggu ini saya sudah harus menyelesaikan proposal. Doakan ya...Jiah mainan say sekarang bukan lagi manga fox , blog teman-teman(dikurangi sih) malah science direct atau pubs acs(googling aja deh,apa ini, hehe)

Magic Words

Malam semakin beranjak meninggalkan hari yang sarat dengan hiruk pikuknya. Aku sedang ada di persimpangan. Inilah hal yang disebut galau itu. Sulit memutuskan sesuatu dan menjadi kalut karenanya. Di antara sekian banyak sahabat kenalan yang telah memberi saran dan sharing, hal yang paling dirindukan adalah bercerita pada Bapak. Bapak yang selalu mendengarkan dan mengerti. Bapak yang berwajah teduh. Bapak yang selalu tenang dalam keadaan apa pun. Kubuka lagi lembar buku pemberiannya. Hal pertama memuat kata-kata yang didiktekannya. Aku ingat, diungkapkannya dengan lambat dan jelas yang kuingat samar waktu itu. Namun entah mengapa malam ini, kata-kata samar itu muncul menggantikan seribu pertanyaan dan mendesakku untuk membuka lembar pertama buku pemberian bapak yang tersimpan di laci. Berikanlah dirimu sepenuhnya kepada Allah, Dia akan memakaimu untuk melakukan hal-hal besar. Dengan syarat kita lebih percaya akan cinta kasih-Nya daripada akan kelemahan diri sendiri. Kata-kata in...

Minggu sibuk_ayo senyum!

Hoaaaks, lama saya tidak ngeblog dan saya kangen. Akhirnya saya bisa kembali lagi. Yah, seperti biasa saya sibuk pemotretan:)) Minggu ini, minggu pertama saya magang bersama dua orang teman saya( berhubung belum izin jadi namanya belum bisa saya publish ). Kami berkesempatan untuk magang di BATAN Pasar Jum'at. Well, kerjaannya di lab(di skip aja bagian ini  hoaaa, pada tau kan kalau ngelab ngapain aja, hehe) Rutinitas saya pun menjadi berbeda, bangun lebih pagi tentunya. Hari pertama mandi jam 05.00 pagi, menunggu Debby( baca Deborah) dan berdiri berjejer seperti  ikan di pepes. Letak tempat magang yang tidak begitu jauh, membuat saya memilih berjalan kaki dari terminal Lebak Bulus melalui jalan pintas. Nah, jika pagi hari saya seperti ikan pepes maka sorenya saya sudah seperti sedang habis makan ikan pepes, duduk santai di samping pak sopir. Kabar saya di bulan Juni awal memang sangat-sangat buruk tapi syukur masih diberi kesehatan sampai detik ini. Nah karena segala se...

5 cm Mengambang!

Ini sudah masuk pertengahan bulan Mei dan saya baru bisa post sekarang. Habis hiatus   Kangen . Entahlah kenapa, yang pasti kemalasan saya dalam menulis semakin menjadi-jadi, efek jatuh cinta kali ya . Wah bagaimana ini, saya tidak ingin seperti ini, banyak mimpi-mimpi saya yang harus saya kejar. Teman memang selalu ada di saat apa pun, hingga di saat mereka sendiri sedang merasa kelabakan dengan apa pun yang mereka alami, tapi telinga dan kata-kata serta perhatian mereka masih tetap ada. Seperti sebuah kutipan sms seorang GP (belum izin orangnya, jadi inisialnya aja yo), salah satu cewek tangguh yang pernah saya kenal, dia mengingatkan saya dengan kalimat-kalimat dasyatnya, apa pun sudah tinggal 5 cm di depan saya (mengutip salah satu  buku favorit, 5 cm ). Sekilas sms sahabat saya tersayang: ...kalau kita down dan berpikiran untuk menyerah ingat kalau kita sudah menaruh harapan, cita-cita kita di depan kening kita. 5 cm mengambang!kita Cuma perlu...

Sayap

Sebuah tulisan persembahanku untuk Bapak. “Catatlah semua perjalananmu dalam lembar demi embar buku itu. Setiap hari, apa pun yang kamu temukan di tanah orang. Tanah rantau. Biar nanti ada ceritamu buat bapak,” kata bapak sambil memberikan sebuah buku bersampul hitam. Berwarna keemasan di ujungnya. Aku tahu buku bertuliskan agenda itu. Mirip punyamu, pak. Buku yang selalu kau pakai untuk menulis di saat senja datang, di ruang tengah rumah kita. Dan kubawakan segelas kopi hangat yang menjadi temanmu. Aku tertunduk sambil menerima buku itu. Tak ingin menatap mata bapak. Dia duduk di sampingku lalu memintaku untuk menuliskan kata-kata yang di ejanya satu demi satu, dituliskan di halaman depan agar aku dapat melihatnya setiap hari. Di setiap saat ketika aku bercerita untuk bapak.  mirip banget, cuma sampulnya beda, dapat dari http://www.kotakpensil.com/  Dia melambai padaku. Mengantar kepergianku di ujung jalan yang membawaku pergi menghilang dari pandangannya. Di bal...

Quote

Email yang biasa kita gunakan untuk menyurati orang lain atau kelompok (group) secara elektronik, biasanya disertakan dengan sedikit informasi tentang posisi dan alamat kerja, nomor handphone, alamat blog dan kata-kata mutiara (quotes) yang kita sukai atau yang mewakili diri kita. Nah, kebetulan di email saya, saya sertakan nomor handphone, alamat blog dan sedikit kata-kata yang mewakili diri saya dan membuat saya berpegang pada quotes tersebut. Sebelumnya, saya tidak menyertakan apa-apa dalam setiap email saya. Namun lihat-lihat punya teman, sepertinya bagus dan terlihat lebih formal dibandingkan tanpa apa-apa. Maka beberapa bulan yang lalu, saya membuat sebuah quote di bawah tulisan saya yang berbunyi begini: Nah, awalnya saya ambil karena saya ingin memberi tahu orang lain dan diri sendiri kalau saya selalu ingin berusaha dalam setiap apa pun yang saya lakukan. Efeknya, saya memang lebih sering mengingatkan diri sendiri untuk selalu berusaha. Lebih dari itu, saya juga menye...

"Ga nabung yah jadi bingung"

Ahay..,saya kangen nge blog..Salam kangen dari saya pada sahabat persablogan yang sering berkunjung dan sering saya kunjungi dan sering berbagi bersama. Yay, saya ngepos t lagi . Beberapa jam yang lalu masih di hari yang sama, saya lagi-lagi terpesona dengan beberapa orang lansia yang membuat saya tersenyum dan belajar.   sumber: www.fao.org/docrep/ 005/y4094e/y4094e15.gif Latar cerita, bertempat di sebuah koperasi. Bukan sebuah kantor besar tapi hanya ruang kecil seluas kamar saya. Orang- orang mengantri dengan sebuah buku catatan berwarna biru yang saya sukai, di bangku bermodel sama yang saya duduki ketika sekolah dasar. Di bangku yang berhadapan dengan petugas( bendahara) duduk seorang kakek mengenakan baju berwarna biru dimasukan dalam celana jeansnya, duduk sambil menyerahkan uang dan buku koperasinya serta  menjelaskan kolom mana saja yang harus disi dengan jumlah uang yang ia inginkan. "Tua-tua rajin menabung, cucu-cucu senang, hahahaha,"katanya ketika sele...

Saya, Kamu dan Alam (Sahabatkah?)

“Karena kita tidak hidup seribu tahun lagi tapi alam bahkan akan ada beribu-ribu tahun lagi” dok pribadi:Dipotret dari nyamanya kursi bus dalam perjalanan Jawa-Bali, July 2010 Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan alam saya dan alam anda seribu tahun lagi. Bukan tidak mungkin untuk menjadi sangat berbeda dengan bumi yang kita tinggali sekarang, yang bahkan kondisinya memprihatinkan.  Generasi   kita selanjutnya mungkin akan mengenakan masker untuk menghalangi radiasi yang dapat merusak langsung kulit karena lapisan ozon yang membolong. Mengapa? Ah, saya yakin anda dan saya pasti bukan nenek moyang yang baik bagi penerus kita. Bukan seperti nenek moyang kita yang dalam sejarahnya menghasilkan penemuan-penemuan yang membantu kita kini. Kita akan dicap sebagai neneng moyang masa perusakan.  Tidak adil memang, karena masih ada sebagian besar orang yang pada masa ini yang menyerukan perbaikan pada alam ,menunjukan persahabatan pada alam dan mengh...

Mimpi A dan B? Menikah?

Ada sebuah kisah nyata percakapan antara seorang A dan seorang B ( nama disamarkan untuk menjaga privasi) di suatu sore yang cerah ditemani burung-burung berkicau. Tentang mimpi mereka masing-masing Biar jelas, akan saya gambarkan pribadi mereka masing-masing. Si  A merupakan seseorang yang bisa dibilang banyak tahu tapi tak tahu banyak juga, punya banyak mimpi indah, dan sepertinya sedang mencari-cari sesuatu tapi tak tahu apa yang sedang ia cari. Sedangkan pribadi B adalah seorang yang sudah bekerja sebagai seorang pekerja rumah tangga yang sangat ahli dalam mengurus urusan rumah tangga. B tidak dapat sekolah, hanya sampai sekolah dasar. Hem, dan apa yang mereka bicarakan adalah kehidupan masa depan. Ketika B tiba-tiba bertanya pada A: B: “mba A, kapan nikah?” A: “nikah? Aiiih , masih lama B, (Si A tak menduga pertanyaan si B, jadinya agak kaget). Lagian belum punya pacar,” B: “belajar mulu sih,” (si A melongo)”teman-teman saya mah udah pada nikah, dari umur 16 an udah ad...

Belajar dari Orang-Orang Hebat

Oi oi oi, pembaca nan budiman... Ahaa, jumpa lagi kita di seputar saya, dan sekitar saya. Hem, hari ini berbagai macam perasaan bercampur aduk menjadi satu dalam diri saya. Namun ada satu perasaan terkuat yang saya rasakan di akhir hari ini, yakni perasaan menggebu-gebu. Kalian pernah? (Pastinya!!!) Lah, lah mengapa? Saya  bertemu dua orang hebat di sisa hari saya, di sore hari yang indah dalam kamar saya yang berangin( baru dipasangin kipas angin gratis dari kosan, aiiih, aihh beruntungnya saya di kosan ini). Satu ketemunya di dunia maya dan satu lagi ketemunya di dunia nyata. Pertama, seorang tokoh penulis yang lumayan terkenal di dunia maya karena blog nya tentunya. Seorang penulis buku juga loh, dan ternyata adalah seorang Juara Tahunan (First Winner) Internet Sehat Blog Award 2009 . Yay, seseorang yang namanya  Jonru ini juga hebat banget. Beliau memotivasi orang-orang yang suka menulis juga seperti saya ini. Senangnya saya, soalnya saya baru mendaftar gratis Kursus Gr...

Life is learn

Hi, i am back. I woke  so early. Thanks God. Wow...,i didn't forget yesterday. I was learning something important that is, my worried and prejudice ISN'T important than my brave to do it alone. Yeah, i always have problem with my afraid sense and then because i am afraid, i hang to others. Ow, bad. I know that, sometimes i forget that i am brave person. Hemmm, i must always  update my conscious that i am in real life, in my own way and can cope everything in my small hand. Simple to enjoy life but because care about big deals more, so i am forget little things or commonly things in my life. It 's important when you ever ask why i am in life, why we can't live without air, water and land, why grass is green, and  many more why... I found that i must to be conscious day by day. It's the words when i can say that, i am enjoy with my life. Yeah, it is difficult to change old mind but if you want to step forward, you must. I did slowly. Thanks to Gisha Kristy, h...

Choose one best

First, i want to say that"Selamat Hari Ibu". Remember  some years ago when my beloved mom and me were watching tv shown about mother's day, at  22nd  December. Really unforgettable moment, though cold night in lovely Bajawa. This was such thing, that made me unhappy. But i was feeling satisfied when i did. Like in two ways, that you have an option to choose which one best for you. Just one, not both of it. Like in what more do you like, red roses or white roses(hem, hope you understand what i mean to say...your logical is not important here, just use your heart..). Clearly , i just want to say, it's like you can't only use your shirt without your jeans or skirt. it isn't commonly, right? Back to my topic, that what i mean is i have problem when i decide to choose something that have same priority and both same number of risks and advantages. Really , make me confuse. Maybe just calm, thinking more, more and more so maybe i can choose the right one...

Sebuah pertanyaan

Beberapa hari yang lalu seorang teman pernah bertanya kurang lebih begini, Gambar:  qwickstep.com  “pernahkah kamu berpikir mengapa satu hari 24 jam, bukan 23 jam atau 22 jam” Saya terdiam, kaget memang dengan pertanyaan seperti ini. Saya  kemudian menggeleng. Saya ingat bahwa saya pernah ditanyai dengan pertanyaan yang sama oleh orang yang berbeda. Namun saya tidak menjadikan pertanyaan tersebut sebagai bahan renungan saya untuk saya jawab sendiri. Sekarang saya masih bertanya-tanya. Namun pertanyaan ini bukan yang terutama di dalam kehidupan saya. Saya teringat ketika saya anak-anak, berumur kira-kira 6- 7 tahun.  Banyak  pertanyaan berputar di kepala saya, namun satu dari sekian banyak pertanyaan itu yang saya ingat. Mengapa hal ini yang paling saya ingat karena kenangan ini menyimpan rasa yang kuat sekali. Rasa takut. Langit biru yang cerah terbentang luas di depan saya. Sampai-sampai saya menengadah lama sekali ke langit yang biru dan merasa sangat ke...