Skip to main content

Kampanye Cinta Lingkungan






























Sebuah seruan Mr. Sampah


Jangan biarkan aku sampah merajai kotamu, 
aku hanya sampah kecil
hahaha namun lama kemudian aku berbukit
Berhati-hatilah!

Katanya kalian manusia,
ingin hadiahkan alam indah untuk anak cucu,
sedang alam menangis, meratap, merengek padaku
yang hanya seonggok kecil sampah
aku merajai, menggerogoti kotamu seperti rayap


Ah, aku tertawa puas, 
sedang alam mengeluhkanmu
Katanya manusia dan alam bersahabat, 
ah bersahabat, tapi tak sehebat persahabatan kami sampah-sampah kecil di jalanan
Meski satu saja lalu segera berbukit
Aku merajai kotamu, aku sampah!

(sebuah puisi, 17-18 Juli 2011)




Comments

  1. wow, ternyata sampah pun bisa protes kalo dibuang sembarangan... kampanye kayak gitu semoga nggak malah menimbulkan sampah baru lagi aja yaa.. heheh

    ReplyDelete
  2. puisi yang menghentak..

    diambil dari sudut pandang sampah..semoga menyadarkan orang yang membacanya ya...^^

    ReplyDelete
  3. @Gaphe: iya dong.,haha iya Gaphe, tenang ajakita minimalisasi lah, hehe..


    @i-one: iya Wan..hoho makasih:)

    ReplyDelete
  4. Nuell , jiah masih nanya..haha kurang jelas ya..yg paling akhir, haha,

    g ad white clown jadi masih keliatan muka gue..

    ReplyDelete
  5. mba Ajeng: iya, harus, hal2 gitu lebih ngingetin diri saya sendiri aj:)


    Nuel: jiaah, keputusan besar yang gue ambil buat malu2in diri sendiri, & karena gue suka hal baru..huaaa banyak yg g nyangka emang,aslinya gue g suka menggila ternyata ad sisi lain,,

    ReplyDelete
  6. kampanye itu bagus, tapi yg penting adalah kesadaran masyarakatnya juga. kadang meski ada kampanye, penyuluhan,dll, tetap aja prakteknya kosong.

    ReplyDelete
  7. wah meriah juga ya...
    semoga bukan pasukan bayaran ya
    semoga sukses misinya...

    ReplyDelete
  8. oot : ada peer untukmu ya. cek di http://just-fatamorgana.blogspot.com/2011/07/cowok-idaman-ala-sang-cerpenis.html

    ReplyDelete
  9. Asiiik.. Lebih baik kampanye gitu ya, daripada ribut2 unjuk rasa politik mah. :))

    ReplyDelete
  10. waaah, pengen lihat aksi live nya rose. kapan ya??

    ReplyDelete
  11. kalau samah masyarakat enaknya diapakan mbak...???

    ReplyDelete
  12. suka sama puisinya. sama foto-fotonya juga. hehe salut buat yang masih peduli sama lingkungan :)
    salam kenal. depok yah? sama dongs! :D

    ReplyDelete
  13. bicara sampah meledak musnah ketuanan bumi.

    wah,pak polisi juga ikut sama autograf.tambah dukungan tuh gan.

    ReplyDelete
  14. jadi pengen ngerasain demo di HI tu kayak apa ya hehehe :P

    ReplyDelete
  15. sampah emang mengerikan ya..meski kecil tapi cukup membahayakan, apalagi jika ia sudah saling menimbun..

    salam kenal, makasih udah follow blogku, aku follow back ya, di no.63
    maaf baru sempet berkunjung :)

    ReplyDelete
  16. niceee !! asik banget aktifitasnya... :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih

Popular posts from this blog

Penghargaan bagi lansia

"karena mereka tua oleh waktu tapi kenalilah sejenak masa mudanya" Sumber:http://ibnumada.files.wordpress.com/2010/04/nenek.jpg  Kini kita masih muda lalu menjadi tua secara perlahan-lahan karena waktu yang kian beranjak, Kadang kita suka menyangkal ketuaan kita( hahahaha, suka ngaku-ngaku masih 17, iya ga??)  Lihatlah, sekian banyak kerut di dahi, keriput wajah dan mata yang berbicara tentang kisah hidup yang telah dilewati. Suka dan duka. Di Jepang diadakan satu hari libur besar untuk menghormati para lansia yang diistilahkan Keirou no hi      untuk menghormati kerja keras dari para lansia ini. Upacara ini diperingati setiap hari Senin, mingggu ketiga bulan September. Saya merasa bahwa penghargaan bangsa Jepang terhadap para lansia sangat besar sampai hari itu diliburkan apalagi hari Senin. Saya bertanya-tanya, di Indonesia ada ga ya? Setelah browsing ternyata di Indonesia juga diperingati hari Lansia, tanggal 29 Mei menurut UU no 13 tahun 1998 lo...

Antara Perpustakan Online & Buku

http://www.ehow.com/about_5586302_laptop-radiation-effects.html Beberapa waktu yang lalu, saya tergelitik dengan sebuah pembicaraan sambil lalu tentang perpustakaan. Yay, seorang pengajar  muda saya mengatakan bahwa, di era sekarang ini, orang lebih menyukai untuk menikmati membaca di perpustaan online, bisa download e-book atau sekedar browsing informasi di Mbah google .  Saya pun berpikir demikian, yah, tinggal search key word nya langsung muncul sederatan informasi yang kita butuhkan. Sekali klik saja bukan? Lagian dengan semangat go green , saya  lebih menyukai soft copy dibanding harus membuat sebuah hand out walau saya  tidak bisa menandai bagian-bagian penting yang harus saya ingat dalam membaca.  Demikian pula dengan seorang teman di samping saya , yang tiba-tiba nyeletuk , “ Ah, lebih enak pake buku bu, ga sakit mata.” ”Iya sih, tapi kebanyakan orang sekarang ingin cari jalan yang lebih singkat, dan dapat menghemat waktu di tengah aktivitas ...

Saya, Kamu dan Alam (Sahabatkah?)

“Karena kita tidak hidup seribu tahun lagi tapi alam bahkan akan ada beribu-ribu tahun lagi” dok pribadi:Dipotret dari nyamanya kursi bus dalam perjalanan Jawa-Bali, July 2010 Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan alam saya dan alam anda seribu tahun lagi. Bukan tidak mungkin untuk menjadi sangat berbeda dengan bumi yang kita tinggali sekarang, yang bahkan kondisinya memprihatinkan.  Generasi   kita selanjutnya mungkin akan mengenakan masker untuk menghalangi radiasi yang dapat merusak langsung kulit karena lapisan ozon yang membolong. Mengapa? Ah, saya yakin anda dan saya pasti bukan nenek moyang yang baik bagi penerus kita. Bukan seperti nenek moyang kita yang dalam sejarahnya menghasilkan penemuan-penemuan yang membantu kita kini. Kita akan dicap sebagai neneng moyang masa perusakan.  Tidak adil memang, karena masih ada sebagian besar orang yang pada masa ini yang menyerukan perbaikan pada alam ,menunjukan persahabatan pada alam dan mengh...