Skip to main content

Mengejar Gelar Sarjana "Sinting" 1

Setelah hari-hari kemarin penuh dengan kebahagiaan terutama buat Gishut dan Inang maka masih bertemakan kebahagiaan juga, kemarin saya juga resmi mendapat dua orang pembimbing untuk tugas akhir saya.

Wow, baru  saya rasakan perasaan galau itu seperti apa. Ketika hendak memilih pembimbing mana yang tepat untuk kita. Banyak pertimbangan memang baik pribadi, saran teman-teman lain maupun pengalaman senior atau teman lain yang pernah dibimbing.

Saya menganut semua serba relatif. Jadi, yah kembali keputusan ada di tangan saya dan saya siap dengan segala baik buruknya. Semuanya tergantung saya. Yang pastinya saya bersyukur untuk kedua pembimbing saya sekarang ini yang akan bersama-sama dengan saya menuntaskan perjalanan ini.

Minggu ini saya sudah harus menyelesaikan proposal. Doakan ya...Jiah mainan say sekarang bukan lagi manga fox, blog teman-teman(dikurangi sih) malah science direct atau pubs acs(googling aja deh,apa ini, hehe)

Comments

  1. Percaya ga percaya, dalam yg namanya skripsi, pembimbing tuh sangat menentukan prestasi ;p

    Good luck!

    ReplyDelete
  2. pasti didoakan..moga berhasil ya

    ReplyDelete
  3. Good Luck! kita berjuang bersama untuk menyelesaikan skripsweet!

    ReplyDelete
  4. yang sinting bukannya yang ngejar..?
    hehe

    ReplyDelete
  5. selamat sa,lw udah menemukan "track" lw,semangat berlari teman!

    ReplyDelete
  6. semoga sukses mbak... keep spirit!

    ReplyDelete
  7. lho kok sampe sinting ngejarnya, sarjana kan gak kemana-mana? Hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih

Popular posts from this blog

Penghargaan bagi lansia

"karena mereka tua oleh waktu tapi kenalilah sejenak masa mudanya" Sumber:http://ibnumada.files.wordpress.com/2010/04/nenek.jpg  Kini kita masih muda lalu menjadi tua secara perlahan-lahan karena waktu yang kian beranjak, Kadang kita suka menyangkal ketuaan kita( hahahaha, suka ngaku-ngaku masih 17, iya ga??)  Lihatlah, sekian banyak kerut di dahi, keriput wajah dan mata yang berbicara tentang kisah hidup yang telah dilewati. Suka dan duka. Di Jepang diadakan satu hari libur besar untuk menghormati para lansia yang diistilahkan Keirou no hi      untuk menghormati kerja keras dari para lansia ini. Upacara ini diperingati setiap hari Senin, mingggu ketiga bulan September. Saya merasa bahwa penghargaan bangsa Jepang terhadap para lansia sangat besar sampai hari itu diliburkan apalagi hari Senin. Saya bertanya-tanya, di Indonesia ada ga ya? Setelah browsing ternyata di Indonesia juga diperingati hari Lansia, tanggal 29 Mei menurut UU no 13 tahun 1998 lo...

Antara Perpustakan Online & Buku

http://www.ehow.com/about_5586302_laptop-radiation-effects.html Beberapa waktu yang lalu, saya tergelitik dengan sebuah pembicaraan sambil lalu tentang perpustakaan. Yay, seorang pengajar  muda saya mengatakan bahwa, di era sekarang ini, orang lebih menyukai untuk menikmati membaca di perpustaan online, bisa download e-book atau sekedar browsing informasi di Mbah google .  Saya pun berpikir demikian, yah, tinggal search key word nya langsung muncul sederatan informasi yang kita butuhkan. Sekali klik saja bukan? Lagian dengan semangat go green , saya  lebih menyukai soft copy dibanding harus membuat sebuah hand out walau saya  tidak bisa menandai bagian-bagian penting yang harus saya ingat dalam membaca.  Demikian pula dengan seorang teman di samping saya , yang tiba-tiba nyeletuk , “ Ah, lebih enak pake buku bu, ga sakit mata.” ”Iya sih, tapi kebanyakan orang sekarang ingin cari jalan yang lebih singkat, dan dapat menghemat waktu di tengah aktivitas ...

Saya, Kamu dan Alam (Sahabatkah?)

“Karena kita tidak hidup seribu tahun lagi tapi alam bahkan akan ada beribu-ribu tahun lagi” dok pribadi:Dipotret dari nyamanya kursi bus dalam perjalanan Jawa-Bali, July 2010 Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan alam saya dan alam anda seribu tahun lagi. Bukan tidak mungkin untuk menjadi sangat berbeda dengan bumi yang kita tinggali sekarang, yang bahkan kondisinya memprihatinkan.  Generasi   kita selanjutnya mungkin akan mengenakan masker untuk menghalangi radiasi yang dapat merusak langsung kulit karena lapisan ozon yang membolong. Mengapa? Ah, saya yakin anda dan saya pasti bukan nenek moyang yang baik bagi penerus kita. Bukan seperti nenek moyang kita yang dalam sejarahnya menghasilkan penemuan-penemuan yang membantu kita kini. Kita akan dicap sebagai neneng moyang masa perusakan.  Tidak adil memang, karena masih ada sebagian besar orang yang pada masa ini yang menyerukan perbaikan pada alam ,menunjukan persahabatan pada alam dan mengh...