Skip to main content

Posts

Membahagiakan Anak-Anak

Dalam dua bulan ini karena lagi musim tahun ajaran baru, saya  menyisihkan rejeki untuk belanja-belanja pernak pernik lucu, semacam buku diary atau notes atau kotak pensil, pensil warna, dan juga mainan untuk ponakan umur 2 tahun.  Rasanya senang. Memuaskan hasrat masa kecil, jarang-jarang beli barang-barang lucu dan diinginkan waktu kecil. Jadi pas beli barang, untuk mainan umur dua tahun malah yang dibeli tuh dengan kemauan diri sendiri. Banyak pilihan jadi sibuk cari-cari.  Saya kepengen beli mainan masak-masakan. Ah pas, masih ada satu ponakan saya yang belum saya berikan hadiah. Sebenarnya rasanya senang bisa bikin anak-anak senang. Bahagia mereka tertular ke kita. Berkali-kali saya tanya, Yuni senang? Tasya senang? Atau Seril senang?  Saya sadar mereka juga harus banyak ada kenangan dengan orang terdekat selain orang tua. Saya dulu senang jika diperhatikan oleh orang-orang lain selain orang tua. Syukurlah saya bisa bikin hati mereka senang dan punya kenangan ma...

Where it comes from?

Beberapa kali saya sering bertanya tanya dalam hati. Baik hasil refleksi maupun tiba- tiba pertanyaan tersebut masuk ke kepala. Pertanyaan ini saya pikir menarik sekali. Memberi ruang kepada saya sejenak untuk berpikir kembali mengenai aksi dan reaksi di hidup.  Ada sekian aksi yang kita lakukan ataupun yang orang lain lakukan terhadap kita. Masing-masing pun memiliki reaksi sendiri-sendiri tergantung pandangan hidup masing-masing. Beberapa kali ada reaksi negatif yang merugikan baik diri sendiri maupun orang lain. Namun banyak juga untuk kebaikan diri sendiri. Fokus saya beberapa tahun ini sudah lebih baik. Sejak berusaha menerapkan prinsip hidup stoic di hidup, bahwa kita tidak bertanggung jawab terhadap reaksi orang lain maka hidup lebih legowo. Tidak lagi bergantung secara emosional terhadap orang lain.  Pertanyaan "dari mana datangnya" aksi-aksi di hidup akan mengontrol perilaku kita. Apakah lebih positif untuk dilakukan? Apakah datangnya dari keprihatinan? Apakah bersum...

Review Hotel Flaminggo Labuan Bajo

Perjalanan kali ini saya akan menghadiri pertemuan alumni INSPIRASI di Lombok tanggal 14-15   Oktober 2022. Bersyukur sekali waktunya enak dan pas. Saya mulai perjalanan dari Mbay ke Ende tanggal 10. Menginap di Dasi guest house karena saya harus rapat malamnya. Harus ada koneksi internet yang ok. Saya sudah beberapa kali nginap di Dasi guest house, tapi kali ini harga roomny sudah naik jadi 200K/malam. Untuk kamar yang kali ini, ruangannya paling ok menurut saya. Luas Bersyukur sekali ada layanan antar ke bandara. Pagi- pagi sekali jam 7. Saya dapat kontak dari website di satu hotel di area waterfront tapi WA dibalas lama dan sepertinya info reservasi juga tidak masuk di email. Padahal saya sudah tiba di bandara Labuan Bajo. Kata teman saya satu lagi, itu banyak hotel area sana tidak mungkin full langsung saja ke area waterfront. Saya pikir agak rempong, karena harus patenteng dengan koper. Saya pun pesan taksi lalu iseng tanya, apakah mbaknya punya rekomendas...

Sleepless Nights

Sleepless nights recently but all good. However, would like to take this very minutes writing what I have been thinking so far. I got an email today. It was a very good news. Then you have this kind of excitements that bring all the feelings. Is this even real? Again Do I deserve this? I am a little human being and I think this is so good opportunity, so great and amazing. I want it. I have been dreaming one day to be there, not that in the exact place but yeah around there. It's a really big dream. I still can't believe it.  I humbly thanks everyone who supports me. I want to work and focus on myself. Not that overthinking feeling and wandering thoughts. Lol but the wandering thoughts and confidence bring me to achieve things.  I can do it and always will. Somehow I know deep down I always have the courage in between of my self doubt. I always know that I will cope and give best of things, have a good and positive thoughts in between of insecurity. Always remember that is not...

Hello 2022!

Banyak sekali kejadian-kejadian baik di 2021 dan di awal tahun 2022.  Banyak kebaikan dan kehangatan di tiap hari. Meski selalu ya, tidak selalu indah. Ada juga hari-hari yang tidak menarik atau biasa saja.  Namun puji syukur atas rasa syukur yang lebih besar, jadi semua dimaknai baik adanya lalu hal-hal yang kurang bisa disiasati.  Cinta yang besar untuk hal-hal kecil di kehidupan. Ini adalah pelajaran yang saya ambil untuk memaknai hari-hari yang saya lewati. Biar lebih kuat dan lebih bermakna menjalani hidup.    Jadi yah, cukup lama ini blog ditinggal. Banyak kisah hidup tidak tercatat dengan baik dan juga terefleksi. Dilupakan seperti gambar-gambar kosong. Jangan sampai seperti itu. Harus terus belajar dari setiap peristiwa kehidupan. Masih banyak draft yang menunggu publikasi yah.  Ada banyak hal, banyak perkembangan baik di kerjaan dan kehidupan personal. Tahun ini bakal post lebih banyak mengenai tempat-tempat wisata yang sudah saya kunjungi beberapa...

Little thinking

I am trying to sleep, close my eyes Take a deep breath, longer  to release the thoughts about you It's been a while really Not that easy road, it's uphil sometimes  Try to count all my steps  So that I am not loss myself World I live has been beautiful all this time Enjoying myself, get it to the fullest Excited in exploring things, while those insecurities come and go but after all, human imperfections On so many dreams without failing  I see familiar face and smiles  Those eyes  Perspective in a way Not so many World I live has been beautiful  in sync with the universe Whom I have spoken so much  about the possibility Murmur about days and nights  And answering a special question How was your day? It appears thru wind, bird's singing Sometimes rain, rainbow, different shades of sky, stars in dark night  Or all lie And that is how I lie to myself

Kenangan favorit: waktu membaca

Saya belum tidur. Sudah pukul 10.23 WITA. Masih ingat dengan janji saya ke diri sendiri, untuk menulis, belajar konsisten,belajar terus. Jadi apa mood untuk menulis hari ini. Ada satu pertanyaan menarik di #minions hari ini. Minions adalah sesi check in untuk kami pekerja wfh setiap hari Senin dan Kamis. Bahasannya mulai dari apa yang dikerjakan minggu lalu & perasaan yang dirasakan lalu goals untuk minggu depan. Nah di setiap sesi, ada sesi bonding dimana kami diberi satu pertanyaan untuk dijawab. Minggu ini pertanyaannya adalah apa memory masa kecil yang paling favorit? Cukup lama sebenarnya saya termenung, memikirkan kenangan masa kecil. Tidak ada yang spesial. Sama seperti kebanyakan anak kecil lainnya di kota Bajawa, bermain dengan teman sepermainan. Saya ingat saya main masak dengan tetangga saya, main gerobak, wayang, tali merdeka dan kasti. Saya tidak favorit untuk dipilih main tali merdeka tentu saja. Anak bawang yang selalu ngekor dan cuma bisa lompat sampai pinggang. Min...

121221- Menulis Akhir tahun

Tibalah di penghujung tahun. 2021 akan berakhir beberapa hari lagi. Harus dirayakan Nona. Dirayakan dengan menulis. Meriahkan dengan kenangan pertemuan-pertemuan, hari-hari baik penuh ide dan optimisme. Juga tidak lupa ketika sakit, sepi dan mendengar perlakuan-perlakuan tidak adil.  Mengapa perayaan mengenang dalam tulisan menjadi penting? Akan ada banyak refleksi di sana, mengambil yang baik dan melepas yang buruk, memberi jarak hingga pandangan tidak bias lalu mengkritisi dan berbenah. Akan ada  kesembuhan, cinta juga referensi yang menarik di kemudian hari bagi diri sendiri dan mungkin mereka yang membaca. Berikan banyak cinta, senyum juga niat baik untuk menjadi persembahan bermanfaat bagi yang membaca. Saya teringat akan kenangan menginap di Pantai Paris Homestay Maumere. Ketika ibu Susi membuat sarapan dengan memberi banyak cinta dan senyum. Seketika saya merasa sel- sel tubuh saya dibarui. Semoga tulisan menjadi semangat, inspirasi dan media pembelajaran sa...

Floratama Academy

 Ketertarikan terhadap dunia pariwisata dan karena saya juga orangnya suka jalan ke tempat-tempat baru, maka jadilah akun instragram @storiesofnagekeo. Ingin memperkenalkan pariwisata Nagekeo. Bertemu dengan banyak teman-teman yang bergiat di pariwisata, saya pikir boleh ni kita jadi penyambung lidah dalam bentuk sosial media. Semakin lama semakin berkembang dengan banyak pengikut. Yah belum seberapa, cuma memang untuk saat ini lebih banyak tujuannya untuk pengarsipan, jadi pengikut bukan target jadi belum minat bikin iklan berbayar. Mungkin beberapa tahun lagi sejalan akses infrastruktur yang semakin baik ke Nagekeo, tujuan akun sudah beda lagi.  Salah satu institusi pariwisata @boplbf menyelenggarakan kegiatan inkubasi bisnis. Voila, jadilah kita mendaftar, boleh ni belajar lagi. Meskipun jasa yang kita maksudkan belum ada material profitnya yah. Pandemi pula. Target sih beberapa tahun ke depan jika sudah normal, @storiesofnagekeo bisa jualan open trip dan kerja sama dengan ...

Perubahan di Hidup Adik

Notifikasi di handphone saya sudah lebih sering. Baik chat maupun video call. Bukan dengan pacar tapi dengan adik saya. Dalam satu minggu ini, hampir tiap hari dia mengabari kesehariannya menempati kamar kos yang baru. Bulan-bulan sebelumnya dia tinggal dengan keluarga sepupu saya, Imel Ndana. Saya senang dia mengabari dengan detail. Bagaimana kamarnya, apa saja yang dibeli dan tentang dia yang belajar masak.  Dia mengeluhkan bahwa dia tidak bisa memasak sayur. Tentu saja langsung kami soraki, masak itu survival kit yang harus dikuasai tiap orang hidup. Jadi pasti bisa, lama-lama akan terbiasa.  Mendengar cerita dan melihatnya beranjak dewasa sungguh sebuah kebanggaan. Dari cara berbicaranya yang cadel menyebut nama saya lalu sekarang dia harus ngekos dan mengatur waktu sendiri. Biarpun dia setinggi apa, tetap saya punya adik yang lucu dan menggemaskan (dulunya).  Satu hal yang bikin saya harus terbiasa adalah mendengarnya "curhat". Saya senang sih bisa mendengar namun kadang...

Good memories

You miss that "how are you?"/"how was  your day" Now you know that not everyone will ask those questions. When there is no more then you think, it was special, knowing there was someone really want to know every detail of yours.  It is gone know for months. The nice part will show up like it was yesterday. One thing to be sure,  nothing is permanent. People change. There is no new notification anymore.  He made jokes so you can giggle and he said he was happy just to hear your laugh. That was sweet and nice. Yes, I should laugh more for myself. Thank you for being part of my life, for the calls and messages, for the encouragement and tolerance of me being silly and absurd.  Go love yourself. Be brave, be proud that you are this far. It was good memories.  Life will move on but at least these memories are forever.  I wish you well. 

Yeay 32!

32. Yeay. Usia yang tidak muda. Sudah dewasa dan harapannya bisa lebih bijak. Tidak ada perayaan berarti. Ucapan selamat dari teman dekat dan teman lama yang senantiasa mengingat sudah cukup. Teman saya sempat bertanya, apa rencana ulang tahunmu. Tidak ada rencana apa-apa. Mungkin tahun-tahun depan ada perayaan. Merayakan sendiri dengan menulis adalah wajib karena tidak setiap hari tanggal 23 Agustus. Kalau dulu, saya dan teman sekolah makan bakso sepulang sekolah sambal menukar kado. Sekarang-sekarang ini, biasa saja sih. Di keluarga juga tidak ada perayaan tapi saling memberi selamat dan kecup di pagi hari. Adik saya mengirim pesan dan teman saya juga. Tahun ini banyak-banyak bersyukur atas kesehatan, rejeki dan lingkungan pekerjaan yang sehat. Menikmati setiap event dalam kehidupan dengan lebih menerapkan prinsip stoic . Fokus kerjaan, bayar tagihan bulanan yang semakin menumpuk dan jangan lupa selalu bahagia. Menjadi bahagia ini adalah perspektif sebenarnya. Tiap hari kita bi...

Dirgahayu Indonesiaku

  Selamat berulang tahun ke 76 Indonesiaku. Semoga semakin baik meskipun miris akhir-akhir ini banyak tindakan yang secara terang-terangan melarang aspirasi. Selamat berulang tahun ke 76 Indonesiaku. Kurang meriah perayaan kali ini tapi dapat dimaklumi. Namun sayang, di pidato kebangsaan presiden Jokowi, tidak ada permintaan maaf dan belasungkawa untuk warga negara Indonesia yang meninggal karena covid. Covid memang sudah sangat sering dibicarakan tapi itu kenyataannya. Mengangkatnya dalam topik pidato kebangsaan bukan melemahkan atau mengurangi nilai kemerdekaan. Korban bukan saja angka-angka statistik tetapi nyawa manusia. Ada yang sebagai kepala keluarga, sebagai ibu, sebagai pencari nafkah. Mereka bukan hanya rentetan angka yang tidak ingin disebutkan karena khawatir kinerja pemerintah turun. Upacara bendera online  (sumber: Kompas ) Dirgahayu Indonesia, Ibu tanah dan air tempat kami hidup, yang pasti bersedih dengan kematian anak-anak bangsanya yang meninggal karena pan...

Dirgahayu Indonesiaku

    Selamat berulang tahun ke 76 Indonesiaku. Semoga semakin baik meskipun miris akhir-akhir ini banyak tindakan yang secara terang-terangan melarang aspirasi. Selamat berulang tahun ke 76 Indonesiaku. Kurang meriah perayaan kali ini tapi dapat dimaklumi. Namun sayang, di pidato kebangsaan presiden Jokowi, tidak ada permintaan maaf dan belasungkawa untuk warga negara Indonesia yang meninggal karena covid. Covid memang sudah sangat sering dibicarakan tapi itu kenyataannya. Mengangkatnya dalam topik pidato kebangsaan bukan melemahkan atau mengurangi nilai kemerdekaan. Korban bukan saja angka-angka statistik tetapi nyawa manusia. Ada yang sebagai kepala keluarga, sebagai ibu, sebagai pencari nafkah. Mereka bukan hanya rentetan angka yang tidak ingin disebutkan karena khawatir kinerja pemerintah turun. Upacara bendera online  (sumber:  Kompas ) Dirgahayu Indonesia, Ibu tanah dan air tempat kami hidup, yang pasti bersedih dengan kematian anak-anak bangsanya yang meninggal...

Gramedia Digital & Review Teman tapi Menikah

  Saya baru saja mencoba mendaftar di Gramedia Digital minggu lalu. Saya memikirkan bahwa daftar bacaan saya sudah sangat kurang, terutama untuk buku-buku fiksi dan mempertimbangkan ongkir yang mahal juga budget bulanan yang kian ketat. Akhirnya, saya tertarik mengecek Gramedia digital. Setelah browsing ke beberapa blogger yang menggunakan aplikasi Gramedia, ternyata worth it la untuk dicoba. Asalkan buku yang ingin saya baca punya terbitan Gramedia, maka pastilah akan dapat saya baca. Jika penerbit lain, maka saya harus tetap membeli. Hal tersebut tidak begitu menjadi masalah bagi saya, sehingga saya akhirnya niat untuk berlangganan sebulan ini. Jika kemampuan baca saya juga lumayan maka akan saya teruskan berlangganan. Kali pertama saya pesan ada diskon, sehingga saya hanya perlu membayar 31.500,00 untuk buku-buku fiksi. Namun sayang, saya salah membayar jumlah tagihan karena saya hanya mengirimkan 31.000. Juga saya mencoba membayar dari BRI, padahal hanya dapat membayar melalu...

Selamat Ulang Tahun Bro

Saya bangun pagi. Sayangnya saya mengecek handphone dahulu. Namun ternyata saya lihat ada status adik bungsu saya yang memposting foto kakaknya nomor 3.  Oh ternyata adik saya berulang tahun. Kelahiran 1995, jadi kira-kira berumur 26 tahun ya. Saya kepikiran untuk membelinya kue ulang tahun. Seru kan ya, bikin suprise Lalu saya pikir- pikir kembali, ah lebih baik kasih uang saja.  Saya ke kamarnya dan membangunkan selamat ulang tahun.  "Mau apa? Kue ulang tahun? "tanya saya.  " Ah, orang kalau niat tidak pakai kasih tahu. Beli saja terus kasih suprise" Saya nyengir. Ya kasih uang saja e.  Biasanya tradisi ulang tahun di rumah kami tidak terlalu spesial. Mendoakan lalu mengucap selamat. Biasanya potong ayam peliharaan tetapi tidak kami lakukan karena semua ayam induk dan sudah dijual. Adik juga tidak terlalu repot.  Semoga yang terbaik di hidup. Sehat selalu. Dua tahun lalu tahun yang berat untuknya. Melihatnya sekarang saya sudah sangat bersyukur. Pelan-pelan semoga...

Review Buku Laut Bercerita

  Saya baru selesai membaca Laut Bercerita. Sudah cukup lama saya menginginkan untuk punya bukunya. Namun sayang keterbatasan akses dan memikirkan biaya kirim yang mahal dan kebutuhan yang banyak, keinginan untuk membeli online pun diurungkan. Syukurlah, saya akhirnya memutuskan berlangganan Gramedia digital. Voila, saya dapat langsung membaca laut bercerita. Buku ini berlatar belakang sejarah orde baru. Bagaimana orang-orang kritis waktu itu dibungkam, pergerakan diawasi dengan ketat dan banyak orang hilang begitu saja. Bagaimana sekelompok mahasiswa aktivivis menjadi buronan karena dicari sebagai biang rusuh. Dicari siapa diatasnya, siapa petinggi. Entah tidak mau tahu bahwa tidak butuh siapa-siapa untuk bergerak dan berjuang melawan ketidakadilan. Hanya butuh empati dan simpati dengan orang-orang yang tidak mendapatkan keadilan. Tidak disuruh siapa-siapa tapi karena tahu dan sadar bahwa selama berpuluh tahun pemerintahan dijalankan orang yang sama.   Kisah sekelompok or...

Membayar BPJS jadi lebih mudah

Postingan ini sebenarnya bisa dibilang kenorakan, karena akses kirim-kirim uang jadi lebih mudah. Dengan catatan ya, kalau saldonya mencukupi. Demikian dengan membayar BPJS. Saya menjadi lebih mudah membayar tagihan.  Saya telah mengurus  untuk pemotongan saldo otomatis BPJS melalui teller. Saya pun yakin setiap bulan akan dipotong langsung dari rekening. Namun t ernyata beberapa bulan kemudian, BPJS mengirimkan pesan Whatsapp ke saya kalau saya menunggak. Di satu sisi saya kesal, ribet kalau harus mengirim melalui ATM atau teller.  Di sisi lain, saya senang dikirimkan pesan. Artinya bahwa saya dan BPJS semakin terhubung dengan baik dan jika ada apa-apa harusnya akan mudah juga. Namun pemberitahuan dari BPJS pun saya abaikan hingga beberapa bulan dan tagihan pun membengkak di tahun lalu. Kira-kira sebulan berlanjut hingga adik saya harus ke Puskesmas dan tidak bisa membayar dengan BPJS. Baru deh dengan sadar mengurus pembayaran melalui teler BNI.  Nah tahun ini, ada lagi tagihan cinta ...

First Snow! Ski Part 1

 Thanks to Mike & Kath G, and UnionAID family.  Drafting dari 2018 di draft email akhirnya baru diedit kembali dan dipublish lagi. Saatnya kenangan-kenangan berharga beberapa tahun lalu kembali diceritakan untuk anak cucu.  Anak Nagekeo, dari kota kecil bisa pergi sentuh salju. Iya norak. Biasanya cuma mereka yang sekolah pastoral atau dosen. Itu pun tidak banyak. Jadi saya, perempuan, dari kota kecil di Nusa Tenggara Timur bisa berkunjung ke negara bersalju adalah prestasi. Yas! Sudah sering saya lihat anak orkay atau teman-teman saya dari lingkungan kuliah yang beberapa sekolah luar negri. Menuliskan kembali seperti terapi juga lagi-lagi untuk anak cucu, adik-adik yang lebih muda. Semoga mengisnpirasi.  Jadi saya termasuk beruntung tinggal di keluarga Mike & Kath karena mereka mengajak saya untuk bermain ski di North Island, Mt Ruapehu. Sebenarnya karena Kath bilang belum pernah ngajak si H jalan-jalan. Jadi selain saya, ada H dari Hongkong yang disekolahk...

Selamat Ulang Tahun Bapak!

 Tanggal 10 July lalu, bapak ulang tahun. Tidak ada perayaan atau makan enak. Tadinya saya berdua Wig berencana ke kampung, berkunjung dan membawa kue ulang tahun. Namun Wig harus ke kampung lebih awal karena mama sakit di kampung.  Saya menelpon pagi-pagi dan memberi ucapan selamat. Bapak juga hampir lupa kalau ulang tahun. Semoga tahun depan kami merayakan dengan lebih baik. Kami memang tidak punya kebiasaan perayaan. Cuma menu makanan yang dikhususkan, ayam goreng atau bakar.  Bapak yah orangnya begitu. Ceria. Suka bikin ramai, guyon biar tidak terlalu serius. Selalu percayakan apapun pilihan hidup ke anak. Kadang ingin dengar larang ini, larang itu tapi tidak. Asas bebas bertanggung jawab tetap dikasih. Berbicaranya lembut sekali.  Pernah dimarahi? Pernah! Seram sekali orang yang jarang marah kalau sekalinya marah yah lebih menakutkan.  Saya senang bapak meskipun besar dalam lingkungan patriarki tetap memberi kesempatan kepada anak perempuan. Pekerjaan apa p...