Skip to main content

Posts

Bandung Digital Valley

Recent posts

All for Good

Dan hari-hari di Bandung pun akan berakhir.
Untuk kemudian berpindah tempat, melanjutkan hidup.
Dan Bandung pun seperti sedih, melepas satu-satu anak itik yang keluar dari zona nyaman.
All for good!





Merekam Jejak Kolonialisme di Ho Chi Minh

Kiri kanan jalan kota Saigon atau yang sekarang lebih dikenal dengan kota Ho Chi Minh ramai pagi itu. Jalanan padat dengan motor-motor yang lalu lalang, tua, muda, laki-laki dan perempuan. Hal yang menarik perhatian kami, adalah pengguna sepeda motor yang menggunakanhelm batok setengah. Setelah sebelumnya kami cukup terkejut dengan posisi sopir yang berada di sebelah kiri, berbeda dengan di Indonesia, Perjalanan menuju pusat kota berjarak 7 km dari bandara internasional Tan So Nath. Pelayanan imigrasinya sangat cepat dan tidak terlalu ketat. Sepanjang jalan menuju pusat kota terdapat barisan ruko –ruko yang padat dan tua dengan tulisan berbahasa Vietnam yang menarik walaupun asing. Gedung-gedung tua yang memudar ini menjadi saksi bisu aktivitas perdagangan di masa lampau. Menurut catatan sejarah, kota Ho Chi Minh merupakan kota perniagaan yang sangat sibuk. Pedagang dari China, Jepang, India dan negara-negara Eropa menyusuri sungai Saigon, singgah untuk membeli sutera. The Pearl of Eas…

Jalan-jalan ke Ho Chi Minh City bag 1 -Persiapan, Perjalanan & Hari Pertama

Paulo Coelho — 'And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.

Dan segala yang baik dan buruk, sebaiknya dituliskan untuk diingat dan dijadikan pelajaran untuk selanjutnya. Halo  travelers dan teman-teman, kali ini saya ingin berbagi cerita  perjalanan saya dan teman-teman ke Ho Chi Minh City. Kami berterima kasih pada beasiswa LPDP RI yang telah mensponsori perjalanan yang sangat berkesan dan membuka wawasan ini. Setelah berkas kami diterima baik oleh sponsor dan pembimbing serta mengetahui ketua program studi, kami pun merencanakan perjalanan kami. Tentu saja dengan modal acceptance dan invitation letter dari panitia seminar.


Kami memesan tiket H-5 hari dari keberangkatan.Sebenarnya bisa dipesan lebih awal dengan harga yang lebih murah, namun salah satu teman kami urusan paspornya belum selesai.
Melalui #travel**a, kami pun mendapat penerbangan yang paling murah pada hari pemesanan dengan #JetS***, transit di Singapura selama kira-k…

Sombong

Jadi jangan sedikit pun kamu menyombongkan diri. Sombong itu bukan milik mereka yang kaya harta.  Sombong itu bukan saja bentuknya material, melainkan pikiran. Jangan sekali kali berpikir lebih pandai, lebih religius, lebih suci, lebih kuat, lebih cantik, lebih aktif,lebih baik.
Jangan sekali kali. Toh kita manusia biasa, nafas diberi. Berbagilah kebahagiaan.
Manusia demikianlah adanya hanya butuh untuk saling paham, saling mengerti, saling cinta, saling menhargai dan saling memperhatikan.Jangan pula menganggap remeh orang yang lebih muda atau sudah tua. Setiap orang dan generasi ada masanya. Jadi saling menghargailah. Demikian, manusia hendaknya saling mendukung satu sama lain.
(Refleksi, reminder untuk diri sendiri dan jikalau ada yang turut membaca, semoga bermanfaat)


Sehari hari

Banyak sekali tantangan untuk menjadi orang yang baik. Hati sudah diiniatkan untuk ditata serapi mungkin, bebas dari rasa jengkel atau dongkol berkepanjangan. Tapi toh, walau sudah diniatkan, selalu ada saja ujiannya. Sebenarnya kita bisa bebas dari kemarahan dan kekesalan, karena kita lah yang memilih bagaimana suasana hati kita. Tidak tergantung dari kejadian-kejadian apa pun. Tapi, yah tapi lagi, demikianlah ujian.
Well, sebanyak banyaknya ujian, baiknya tetap selalu bahagia dan bermanfaat bagi orang lain.

Cikal Bakal

Judul di atas merupakan judul salah satu bab dari buku "Dunia Tanpa Suara" yang baru saya beli sewaktu kunjungan ke Depok.  Bab ini merupakan bab yang cukup bikin saya kalem dan "aware" seharian. Mengapa?Adalah pengisahan  dengan indah cikal bakal semesta yang kemudian dicontohkan dengan  bagian sederhana namun kompleks dari bagaimana manusia ada. Dari banyaknya sel sperma ayah kemudian bertemu dengan sel telur ibu dan menjadi satu. Kemudian dari satu itu terjadi ratusan pembelahan sel sehingga seorang manusia utuh tercipta.Penciptaan yang luar biasa dari sang  maha karya. Manusia, satu dari sekian banyak makhluk hidup lain. Masing-masing ada yang di air, udara, tanah, gunung, lautan membentuk suatu kesatuan yang selayaknya saling menjaga. Untuk itulah kita hidup berdampingan. Cikal bakal mengantar saya pada realita saat ini. Secara nasional, bangsa boleh dibilang mengalami kemunduran. Nilai-nilai kebhinekaan yang dulu dibanggakan mulai diurai urai berdasarkan warn…