Monday, April 25, 2016

#PuisiApril

Dara pergi jauh, ingin pulang
bergelung pada dada ibu


Tuesday, April 12, 2016

Buat ade San yang berulang tahun

Kepada adik Stanislaus,

Hai kamu, hari Senin kemarin kamu berulangtahun dan sampai saat ini kakakmu ini belum sempat mengucap langsung kepadamu. Waktu kita selalu lah tidak tepat. Saya menelpon dan kamu selalu tidak di tempat. Atau memang, kakak ini yang menelpon tidak di pagi sebelum kamu berangkat sekolah. Sms pun sampai ke nomor yang salah, akibat salah pencet dan sadarnya ketika hari sidah larut dan kamu pasti sedang bermimpi.

Baiklah, hei kamu San, semakin banyak hal yang kamu lihat saat ini dan nanti. Banyak realitas yang kamu kenal dan kamu sadari dan akan membuat kamu dewasa. Sekian banyak hal lain mungkin masih belum kamu pahami, karena demikianlah adanya. Bersabarlah sampai kamu paham, maksud hidup itu apa.

Saat ini dan setiap hari, saya selalu mendoakanmu. Semoga kamu selalu bahagia dengan diri dan dengan kekuatan yang kamu punya. Sehat dan mampu memberi arti bagi sesama.

Semangat San, dan selamat bertambah umur ( duh, saya lupa kamu lahirnya tahun berapa? Kamu tau tidak? beberapa hari setelah kamu lahir, waktu itu saya SMP,  kamu menangis sejadi-jadiya sampai mama menyerah dan meminta kakakmu ini untuk menggendongmu bergantian dengan mama.

Pada saat kakak pulang kali lalu, kamu pasti tidak nyaman. Kakak memeluk, mencium kamu berulang-ulang dan berbicara denganmu dengan bahasa yang manja.  Kakak masih melihatmu seperti anak kecil ketika pertama kali kakak meninggalkan kamu untuk melanjutkan sekolah. Kamu berharga dan selalu menjadi kesayangan.

Semangat.

I love you, ade San.
From your sister.

ngeBandung

Halo..

Sudah lebih dari 8 bulan, saya menetap di Bandung. Pertama kali ke Bandung beberapa tahun lalu sewaktu kuliah dan excitednya setengah mati. Bandung  dulu dan sekarang di perspektif saya masih sama, masih mewah. Mulai dari suasananya, makanannya sampai kotanya. Sampai sekarang saya belum banyak explore Bandung, masih sebatas Simpang Dago dan Ganesha. Bukan sok sibuk, saya pikir saya masih banyak waktu (amin), demikian jika banyak teman yang mencak-mencak karena saya belum bertualang.



Dalam kebingungan karena belum dapat tempat main sekali seminggu, finally saya bisa join Couchsurfing Writer club meski saya masih bilang Couchsurfing writing club. Asli, asyik dan menyenangkan. Bertemu orang baru dari berbagai latar belakang tapi hobinya sama dan pasti kualitas tulisannya OK punya.  I was so happy. Seperti menemukan kembali diri (maaf agak lebay) tapi demikianlah rasa seorang yang rindu menuangkan sesuatu dalam tulisan. Saya memutuskan untuk mengenang Bandung nantinya setelah saya kembali dengan cerita-cerita bersama CS's writing club yang kece.

Jadi buat kamu yang penasaran, kegiatan macam apa yang dilakukan, menulis selama kurang lebih 45 menit dan kemudian masing-masing membaca tulisan yang dihasilkan. Saat menyenangkan itu adalah mendengar cerita setiap orang yang tentunya beda-beda. Saya semakin bertanya-tanya kemana saya selama ini, kenapa ga dari pertama kali datang ke Bandung. Well, dari kemarin-kemarin saya fokus cari malam puisi Bandung tapi sampai sekarang ini belum gabung.

Saya akan selalu tidak sabar menunggu Kamis. Minggu ini di kedai Kecil lagi, jam 07.00 malam nanti.

dan saya tidak bisa fiksi.

Monday, April 11, 2016

Tips Melangkah ke Tahap Wawancara Beasiswa LPDP

Dear teman,
Jika sudah sampai tahap ini, SELAMAT  sudah sampai ke tahap berikutnya. Tahap penentuan.
Berikut beberapa tips buat teman-teman yang lolos ke tahap wawancara.

  • Tiba lebih awal : Dengan tiba lebih awal, kamu punya banyak waktu setidaknya untuk menenangkan diri dari "nervous" kamu yang sudah pasti ada sejak pengumuman tahap 2. Kamu bisa menyesuaikan diri dengan tempat lokasi wawancara, bahkan sebaiknya kamu sudah tahu lokasi wawancara sebelum hari wawancara tiba. Bisa sholat,sarapan atau makan siang dulu plus  ke toilet. Biasanya masa-masa ini bikin sakit perut.  Oh ya, usahakan dokumen asli yang diminta sudah kamu susun rapi.                                                                                                         
  • Be Confident  :  Nah ini penting sekali untuk kamu.Sejak dari pintu rumah kamu harus melangkah dengan pasti dan pastikan kamu berada pada tingkat kenyamanan paling baik. Berpakaian formal senyaman mungkin, berpikir positif dan pastikan kamu telah mempersiapkan diri dengan baik. Satu hal yang penting, sesi wawancara  itu adalah soal kamu, mimpi kamu dan pewawancara. Jadi jangan minder kalau bertemu teman-teman calon awardee yang lain. Semuanya sedang ada pada tingkatan nervous yang sama. :D                   
  • Be Prepared: Berikutnya, kamu harus tahu apa-apa yang perlu disiapkan. Baiklah, ini intinya. Sepengalaman saya, wawancara dilakukan oleh tiga orang reviewer, bisa dalam bahasa Ingris (untuk tujuan luar negeri) dan bahasa Indonesia.  Tim reviewer akan memulai dengan men-screening  data administrasi. Selanjutnya wawancara akan berlanjut sesuai jawaban yang kamu berikan. Mereka akan menanyai kamu mulai dari background keluarga, pendidikan S1, skripsi dan hubungannya dengan calon tesis, kegiatan kamu selama perkuliahan dan saat ini,  mengapa kamu apply beasiswa? mengapa ingin melanjutkan kuliah? bagaimana relevansi pekerjaan  dan bidang studi yang kamu ambil?                                                                                         Berkaitan dengan tujuan universitas, kamu harus punya dua pilihan universitas dan tahu mengapa kamu memilih kedua universitas tersebut (Salah satu uni sebagai pilihan utama, dan uni ke dua dengan peringkat di bawah uni satu). Kamu harus tahu syarat-syarat masuk uni tersebut (mulai dari TOEFL min/IELTS min, TPA, GRE, GPA min, jumlah SKS) dan keunggulan-keunggulan uni tersebut . Kemudian berkaitan dengan bidang studi yang akan diambil, jika tidak relevan dengan S1 maka kamu harus punya cukup argumen untuk meyakinkan tim pewawancara. Misalkan saya  kuliahnya S1 MIPA Kimia dan kemudian lanjut ke S2 Teknik Lingkungan. Dengan alasan yang relevan, saya kemudian lolos  karena sebenarnya di TL juga isinya Kimia semua.  Kamu juga baiknya menguasai sikon negara tujuan. Reviewer akan menanyakan bagaimana kamu beradaptasi dan kira-kira tantangan yang akan dihadapi dan cara kamu mengatasinya. 
Jawablah pertanyaan-pertanyaan tim reviewer dengan percaya diri tetapi tidak overconfident. Sikap kita saat wawancara  masuk penilaian. Standar lah ya, sopan santun dan kejujuran. Di mana-mana attitude kita lah yang harus nomor satu. 

Tambahan untuk LGD/FGD 
Baiknya kamu update soal issue-issue terakhir  yang terjadi di Indonesia. Biasakan membaca surat kabar dan menyimak berita di TV. Pada tahun 2014 lalu, issue yang dibicarakan oleh kelompok saya adalah kasus penutupan Gang Doly Surabaya. Lucky me, meski ga update bisa lah dibicarakan. Ada satu reviewer yang akan memantau. Meski sudah lewat lama, berikut tipsnya : 
  • Jangan dominasi diskusi. Jika kamu cenderung mendominasi pembicaraan (sudah bawaan), kamu bisa mengajukan pertayaan untuk mendengarkan yang lain berbicara. 
  • Berikan response setiap teman kamu mengajukan pendapat. Jadi kamu benar-benar mendengarkan. 
Baiklah,sukses untuk kita semua. Perbanyak doa dan usaha. Dan jangan takut untuk bermimpi.

Saturday, April 2, 2016

Hei, April!

Maret sudah lewat.
Banyak kejadian dan juga refleksi. Satu hal yang masih baru dan paling diingat adalah satu dua cerita menyedihkan tentang kepergian orang muda yang semangat belajarnya tinggi. Salah satu asisten mata kuliah, meninggal dunia karena mengidap penyakit tertentu. Rest in Peace, teh! Semangat belajarnyalah membekas. Saya jadi belajar, buat apa mengeluhkan tugas kuliah yang hanyalah remah-remah roti dibanding perjuangan hidup beberapa orang. Heboh untuk urusan beginian pun tidak begitu penting, di saat yang lainnya face the same thing but stay calm. 

Hidup memang beginilah adanya. Kita datang kemudian pergi.
Lalu apa yang kita kejar? Seharusnya adalah cinta dan perbuatan baik yang kita sebar selama di dunia. Berapa sering kita membahagiakan kedua orang tua. Berapa sering kita berkomunikasi dengan mereka.
#langsungteleponbapak. 10 menit.
Dan
Bapak: halo
Saya: halo pak, ada buat apa?
Bapak: Bapak sakit..
Saya: e sakit apa?
Bapak: batuk pilek.
Saya: Oh
Bapak: Tipu. Bapak tidak sakit. Hari tipu.
Saya: hari tipu kan kemarin.
Bapak:Iya, masih bisa. Bapak ti sakit.
Saya:....

Well, orang tua memang suka pintar menyembunyikan rasa biar anaknya tenang. Semoga kedua orant tua saya sehat-sehat selalu. Juni Juli cepatlah mendekat.

Update dari dunia perpolitikan dan perekonomian cukup menarik. Presiden Direktur Agung Podomoro Land menyerahkan diri. Baiklah, saya tidak mengenalnya, tentu saja, tapi iklan-iklan kawasan huniannya dan kota -kota buatannya itu terkenal dan kalau tiap kali buka TV pasti suara mbak marketing ambassadornya,  Fen* Ros* itu promosinya menggila, setajam silet.
Kasus penangkapannya kira-kira  terkait  masalah AMDAL, bagaimana pengusaha mempengaruhi pemangku kebijakan sehingga proyekannya lolos.

Menutup tulisan kali ini, saya merekomendasikan beberapa blog kece untuk dikunjungi brainpicking & gapingvoid