Wednesday, March 30, 2011

Quote

Email yang biasa kita gunakan untuk menyurati orang lain atau kelompok (group) secara elektronik, biasanya disertakan dengan sedikit informasi tentang posisi dan alamat kerja, nomor handphone, alamat blog dan kata-kata mutiara (quotes) yang kita sukai atau yang mewakili diri kita.

Nah, kebetulan di email saya, saya sertakan nomor handphone, alamat blog dan sedikit kata-kata yang mewakili diri saya dan membuat saya berpegang pada quotes tersebut. Sebelumnya, saya tidak menyertakan apa-apa dalam setiap email saya. Namun lihat-lihat punya teman, sepertinya bagus dan terlihat lebih formal dibandingkan tanpa apa-apa.

Maka beberapa bulan yang lalu, saya membuat sebuah quote di bawah tulisan saya yang berbunyi begini:


Nah, awalnya saya ambil karena saya ingin memberi tahu orang lain dan diri sendiri kalau saya selalu ingin berusaha dalam setiap apa pun yang saya lakukan.

Efeknya, saya memang lebih sering mengingatkan diri sendiri untuk selalu berusaha. Lebih dari itu, saya juga menyertakan alamat blog saya, so lebih banyak yang tahu kalau saya ngeblog juga.


Nah, beberapa hari yang lalu , saya mengirim tugas pada dosen, selain memberitahu kalau email saya sudah beliau terima, ternyata beliau juga meninggalkan komentar pada quote saya.   Setelah saya pikir-pikir beberapa hari ini, ternyata ada benarnya, kalau saya hanya selalu ingin artinya saya belum bisa disebut seorang pekerja keras, hanya sebatas sebuah keinginan.

Nah, own quote saya sekarang menjadi, Saya selalu berusaha. Apa pun kegiatan yang saya lakukan saya berusaha menampilkan yang terbaik dari saya.

Nah, bloggers quote kamu apa?





Wednesday, March 23, 2011

Mengapa permainan kata?

 Oiiii readers, balik lagi saya semenjak hiatus(lagi in nih sekarang) dan masih 75% fit berhubung isi hidung saya masih penuh(hehehehe)

Beberapa hari yang lalu, seorang teman sempat bertanya mengapa judul blog saya permainan kata. Untuk sekejap saya juga bengong, lupa mengapa saya pilih nama blog saya  permainan kata.  Nah setelah penjelasan panjang lebar tentang nama pemilik blog, sekarang tentang nama blognya.

Setelah saya pikir-pikir lagi dan berusaha mengingat-ingat, permainan kata itu muncul karena menurut saya sebuah post atau tulisan itu berasal dari kata-kata yang kemudian dimainkan(ahaaaaaaa, anak-anak juga tahu...)
Sebenarnya saya juga bingung, tapi intinya dengan merangkai kata secara(bermain kata) saya dapat menyampaikan apa yang saya pikirkan. Tiap hari tiap detik kita bermain dengan kata-kata untuk menungkapkan apa yang ada dalam pikiran kita. Yah kira-kira begitu.

Nama blog saya ini berbeda dengan nama blog saya sebelumnya di wordpress Sepenggal Cerita.

Nah, kalau tentang sepenggal cerita mudah dijelaskan karena post-post di blog adalah hanya sepenggal cerita dari kisah hidup saya yang panjang. 

Dari segi nama dan arti saya lebih suka Sepenggal cerita. Nah bloggers, bagaimana arti nama blog kalian?

Thursday, March 17, 2011

Kalau sakit itu...

 Kalau lagi sakit ternyata kita lebih sering mengingat orang-orang terdekat.Mengenang di saat mereka sedang ada di sekitar kita dan kita merasa jauh lebih baik, kepala  dielu-elus, bahkan sampai dipangku(waktu kecil).Saya kangen masa-masa itu, Hem, malah kalau waktu sakit minta dibeliin apa saja yang kita mau.

Lucunya dahulu kala, ketika masih duduk di bangku SD, ketika sakit pasti akan dibeli biskuit lapis coklat gitu(lupa merknya,sekarang sudah tak beredar lagi). Tetap saja waktu sakit, nafsu makan saya berkurang hingga biskuit coklat ini pun dihabisin kakak saya.Dia sampai pura-pura sakit untuk mendapatkan biskuit lapis colkat ini,

Satu lagi, kalau sakit saya lebih sering memimpikan mereka, bahkan di siang bolong sekalipun. Orang bilang kita pasti sangat rindu jika sampai terbawa mimpi. Hem ada pertanyaan yang sering saya dapatkan,


A:udah sering pulang kampung?
saya:belum pernah
A:serius?(ekspresinya kaget gitu, terbelalak), dilanjutkan pertanyaan paling aneh,
    ga kangen? empat tahun gitu?
saya:...

Saya biasanya bingung untuk menjawab. Entah kenapa tapi pertanyaan itu tidak perlu dijawab bukan?Namun selama seseorang punya hal bertanya, pertanyaan tersebut masih sah. Sebenarnya, tekad saya sangat bulat untuk pulang setelah saya lulus.Saya bisa saja memaksa untuk bisa pulang kampung tiap tahun tapi toh saya sudah berkomitmen sejak saya meninggalkan pintu rumah saya.

Sakit membuat saya paling ingat rumah(homesick). Seharian ini saya membusuk di kosan. Untung ga ada jadwal kuliah jadinya bisa memulihkan diri sebentar. Chat sana sini, menghibur diri eh malah tambah diingatkan sama sesama anak rantau(Jane) soal orang-orang rumah. Dasar!(wish you luck Jane!We always OK,here..)

Sore-sore tadi disms adek, setelah bertukar kabar kalau semua baik-baik saja, dia curhat sedikit. Rupanya mengeluh soal pekerjaan membantu Bapak dan Mama di rumah. Kebetulan orang-orang rumah lagi pergi.  Semenjak kepergian saya, dia yang paling sibuk sekarang, (hehehe, sedikit tahu rasa, dulu dia dilayani terus). Saya sih cuma bisa bilang, semangat bro.Really miss them!

Hem..semoga minggu besok lebih baik dari minggu ini.

Friday, March 11, 2011

Berbicara dan Mendengar

Wah sodara-sodara di dunia persilatan yang terkasih( ahaaaaaa apa ini, tidak jelas), lagi-lagi saya harus bilang kalau saya kangen kalian, kangen ngepost, kangen blogwalking, kangen cerita-cerita dari sahabat lainnya. Saya merasa perlu mengatakan bahwa, ohhh dunia persilatan ini sungguh menarikkkkk..Minggu-minggu di semester ini sungguh penuh tugas. Rasanya tidak perlu mengeluh, pasti semuanya mengalami hal yang sama, kan? Hanya saja  perlu belajar untuk memperbaiki diri agar minggu berikutnya menjadi lebih berarti.

Kemarin saya belajar untuk tahu sikap mana yang paling baik sebelum mengeluarkan pernyataan-pernyataan dari mulut saya. Yah, setiap orang tahu bahwa mulut harus dijaga, bahwa setiap kata yang keluar harus benar-benar diatur, telah dipertimbangkan masak-masak dari berbagai sudut pandang. Namun sering hal-hal tersebut tidak diperhatikan hingga menimbulkan salah penafsiran, atau lebih dikenal salah paham. 

Kadang orang memang berbicara untuk diperhatikan. Memang diakui ketika kita berbicara, kita mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran kita, baik dalam bentuk pernyataan dan pertanyaan dalam berbagai jenis ekspresi.

Saya belajar lagi bahwa apa yang keluar dari hati dan logika agak berbeda. Nah, untuk itu saya harus mempertanyakan apakah yang keluar dari mulut saya adalah apa yang ada di dalam hati saya atau malah berdasarkan fakta atau logika. Kadang masalah hati( perasaan) bisa bertolak belakang dengan logika sebenarnya. 

Bukan berarti saya menjadi lebih diam atau tidak berbicara sama sekali. Namun saya ke depannya, ingin mengontrol apa pun yang saya ucapkan agar sesuai dengan kenyataan sebenarnya dan melihat berbagai sudut pandang. Saya harus cukup tahu(menguasai) apa yang saya bicarakan, atau bila saya tidak tahu saya harus jujur untuk bertanya tentang sesuatu yang memang layak untuk saya tahu.

 Ahayyy, begitu pun dengan mendengar. Saya susah sekali untuk berkonsentrasi hingga kadang saya tidak memahami apa yang saya dengar. Intinya, saya harus lebih fokus!

Mungkin akan susah, tapi saya akan berusaha.



Sunday, March 6, 2011

Sahabat

 karena lembar demi lembar kisah hidupku, kutulis bersamamu, sahabat...


Persahabatan itu memang selalu ada dalam suka dan duka. Ketika kita susah dan butuh dukungan maka mereka menjadi sumber inspirasi kita. Entah dengan bawelnya mereka menunjukan perhatian atau dengan cueknya pun mereka memberi arti tersendiri bagi kita. Sahabat selalu menunjukan cara masing-masing untuk menunjukan cara betapa pedulinya mereka  kita. Bahkan ketika kita sendiri tidak peduli pada apa yang sedang terjadi pada kita. Masing-masing mereka dengan apa yang ada dalam diri mereka.


Saya seorang perantau yang tak benar jika dapat bertahan sendiri tanpa kehadiran sahabat. Sungguh sebuah berkat tak terhingga untuk memiliki sahabat di mana saya dapat menjadi diri saya. Berbagi dan merasakan segala sesuatu bersama terlebih lagi belajar menjalani hidup dalam suatu kesempatan, karena sahabat pun harus merelakan sahabatnya untuk menjalin persahabatan dan mengukir kisah lain. Maka tidak heran jika saya memiliki banyak sahabat dalam tiap kesempatan dan tiap relasi yang saya jalin.

Kebetulan saya bukan orang yang merasa hanya memiliki satu atau dua sahabat dekat, karena sejauh ini saya selalu ingin bisa bersahabat dengan siapa saja. Namun tetap saya selalu butuh waktu lebih lama untuk merasa bersahabat dengan seseorang.

Saya belajar dari tiap persahabatan yang saya jalin, dari tiap karakter yang saya temui, dan dari setiap kisah hidup yang kami lukis bersama dalam tiap lembar hidup saya. Secara pribadi, saya merasa bersyukur dengan tiap persahabatan dan relasi yang saya jalani saat ini. Saya yang sangat menyukai dan menikmati keindahan keberagaman, merasa sangat beruntung bisa bertemu dan mengenal pribadi-pribadi dari berbagai latar belakang agama, suku, pendidikan dan profesi. Sungguh menyenangkan memang hidup di Indonesia, apalagi menjadi perantauan.

Keunikan tiap pribadi, dengan cara pandang masing-masing membantu saya dalam memahami suatu konsep dengan cara pandang lebih luas, dan membuat saya kembali menelaah konsep-konsep lama dalam pikiran saya.

Sering saya menemukan hal baru dan mengambil makna dalam setiap persahabatan yang saya jalani. Namun sering pula saya harus merasa terganggu, dan terusik dengan pemahaman baru, pola baru dan sikap-sikap baru yang membuat saya harus meninggalkan zona nyaman saya. 

Yah, mengubah pola lama menjadi baru butuh waktu dan usaha yang sungguh.

Sahabat memang selalu memberi arti seperti apapun mereka dulu, kini dan nanti selalu ada di hati karena telah ikut mengisi lembar demi lembar kehidupan saya. Meski kita terpisah oleh jarak, waktu, kesibukan dan dunia masing-masing.

Untuk semua sahabat,siapa pun kamu, dari masa kecil hingga sekarang, sahabat persablogan yang telah mengukir  kisah-kisah bersama saya dan membuat saya lebih teguh berpijak dalam kehidupan saya sekarang.

Saturday, March 5, 2011

Selamat merayakan Nyepi 2011
 untuk teman-teman yang merayakan
Semoga dapat menyambut hari-hari selanjutnya dengan hati yang bersih



PS:     Made Fredy Lay
I Putu Wisnu Wardana

Thursday, March 3, 2011

Yotsuba

Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang indah, pikir saya. 
Sebenarnya akan selalu menjadi hari yang indah kok..., banyak ketawa aja dan tersenyumlah sekarang, senang bukan? pikir saya juga..

Hem, ada yang tahu komik Yotsuba tak? Saya sangat terhibur dengan komik Yotsuba ini, tentang anak kecil umur 5 tahun yang lucu dan polos.Dia selalu saja terpukau dengan hal-hal baru yang dilihatnya. Semuanya pasti bagus dan hebat. Sifat ingin tahunya pun besar sekali. Yah, namanya anak 5 tahun.

Bagi saya, kehidupan Yotsuba dan hal-hal yang dia lakukan sangat menarik dan membuat saya terisnpirasi. Buktinya post saya Penghargaan bagi lansia, saya buat setelah membaca komik ini. Sayangnya saya belum membaca buku 1-6 nya baru buku 7-9. Ada read onlinenya sih, cuma belum sempat. Kalau download sepertinya sedikit bermasalah sama postnya:((g tau kenapa, ga bisa download aja, huhu)
Mau ikutan baca?

Yotsuba ketika ga menyetujui sesuatu, sumber:http://cdn0.knowyourmeme.com/i/000/039/411/original/yotsubaNO.png?1265855308

Pesan yang saya ambil dari tingkah si Yotsuba adalah selalu bersemangat, senang mencoba hal-hal yang baru, selalu igin tahu dan selalu merasa segala sesuatu itu wah( hebat). Kadang sebagai orang yang merasa diri dewasa, saya tidak punya keingintahuan yang besar, malas, tidak bersemangat dan sepertinya kurang bersyukur.

Sebenarnya segala sesuatu di sekitar saya ini begitu indah dan unik namun bisa saja karena saya mengganggapnya terlalu biasa maka sesuatu yang indah itu bisa saja hilang karena pemikiran saya sendiri. 




Nah, sekarang saya punya serial baru untuk diikuti selain Conan, tentunya.

Wednesday, March 2, 2011

Sajak malam

Sepertinya tak banyak yang bisa kubicarakan
Karena kupikir aku ingin menyimpannya untukku, lidahku kelu

Dan tak mungkin kuhitamkan kau pada yang lain, karena meski ada noda,
Aku selalu ingin mengganggap ini putih, karena begitulah kita
Namun tak kuasa jika kupendam hingga hatiku hancur
Maka kurangkai kata demi kata tuk bisikan ucapku
Sedikit tertahan karena ada isak

Perasaan memang bukanlah segalanya karena sementara
Maka aku hanya ingin curahkan semuanya hingga aku ingin merasai lagi
Hari seperti biasanya

Kalian memang tak banyak tahu tapi mengapa banyak miris yang terdengar
Mereka-reka? Seperti mengambil satu pasir diantara ribuan butir
Harus kukatakan padamu hai jiwa, bukan kekaguman beserta sindiran, bukan kebaikan dengan jilatan, 



...
Angin malam berbisik padaku, jika masih ada esok semuanya pasti lebih baik
Karena aku ingin berubah


(Pada malam ketika yang setia benar bukan manusia...2011)