Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

Bandung Digital Valley

Halo readers, Jadi karena saya bekerja dari kosan dan kadang merasa bosan. Sebenarnya bawaannya bukan lagi serius kerja, tapi ketemu masalah dikit,langsung malas-malasan dan bisa tidur di setiap kesempatan. Tidak enaknya kerja dari rumah,yah gitu agak tidak bisa disiplin.
Sok, hari ini ada yang ngajakin ke Bandung Digital Valley, si Sam,yang lagi sibuk nesis. Ini kali kedua kita ke sana, di menara BDV yang terletak di Jalan Gegerkalong Hilir 47.  Lebih mudahnya di kompleks Universitas Telkom, karena kalau pakai alamat sesuai Google, sopir *ber suka bingung karena jalan kompleksnya tidak ada di map. Kita dapat  promo Rp.6000,00. Lumayan murah.
Sampai sana,banyak yang kerja jadinya kita duduk di meja yang buat meeting.  
Overall, BDV tuh tempat yang pas untuk bekerja, yang mencari wifi gratis. Walau sebenarnya target BDV tuh buat startup startup yang memang belum punya kantor dan masih berkembang. Namun mereka terbuka buat mahasiswa dan freelancer.  Selain tempat dan suasana kerja yang…

All for Good

Dan hari-hari di Bandung pun akan berakhir.
Untuk kemudian berpindah tempat, melanjutkan hidup.
Dan Bandung pun seperti sedih, melepas satu-satu anak itik yang keluar dari zona nyaman.
All for good!





Merekam Jejak Kolonialisme di Ho Chi Minh

Kiri kanan jalan kota Saigon atau yang sekarang lebih dikenal dengan kota Ho Chi Minh ramai pagi itu. Jalanan padat dengan motor-motor yang lalu lalang, tua, muda, laki-laki dan perempuan. Hal yang menarik perhatian kami, adalah pengguna sepeda motor yang menggunakanhelm batok setengah. Setelah sebelumnya kami cukup terkejut dengan posisi sopir yang berada di sebelah kiri, berbeda dengan di Indonesia, Perjalanan menuju pusat kota berjarak 7 km dari bandara internasional Tan So Nath. Pelayanan imigrasinya sangat cepat dan tidak terlalu ketat. Sepanjang jalan menuju pusat kota terdapat barisan ruko –ruko yang padat dan tua dengan tulisan berbahasa Vietnam yang menarik walaupun asing. Gedung-gedung tua yang memudar ini menjadi saksi bisu aktivitas perdagangan di masa lampau. Menurut catatan sejarah, kota Ho Chi Minh merupakan kota perniagaan yang sangat sibuk. Pedagang dari China, Jepang, India dan negara-negara Eropa menyusuri sungai Saigon, singgah untuk membeli sutera. The Pearl of Eas…

Jalan-jalan ke Ho Chi Minh City bag 1 -Persiapan, Perjalanan & Hari Pertama

Paulo Coelho — 'And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.

Dan segala yang baik dan buruk, sebaiknya dituliskan untuk diingat dan dijadikan pelajaran untuk selanjutnya. Halo  travelers dan teman-teman, kali ini saya ingin berbagi cerita  perjalanan saya dan teman-teman ke Ho Chi Minh City. Kami berterima kasih pada beasiswa LPDP RI yang telah mensponsori perjalanan yang sangat berkesan dan membuka wawasan ini. Setelah berkas kami diterima baik oleh sponsor dan pembimbing serta mengetahui ketua program studi, kami pun merencanakan perjalanan kami. Tentu saja dengan modal acceptance dan invitation letter dari panitia seminar.


Kami memesan tiket H-5 hari dari keberangkatan.Sebenarnya bisa dipesan lebih awal dengan harga yang lebih murah, namun salah satu teman kami urusan paspornya belum selesai.
Melalui #travel**a, kami pun mendapat penerbangan yang paling murah pada hari pemesanan dengan #JetS***, transit di Singapura selama kira-k…

Sombong

Jadi jangan sedikit pun kamu menyombongkan diri. Sombong itu bukan milik mereka yang kaya harta.  Sombong itu bukan saja bentuknya material, melainkan pikiran. Jangan sekali kali berpikir lebih pandai, lebih religius, lebih suci, lebih kuat, lebih cantik, lebih aktif,lebih baik.
Jangan sekali kali. Toh kita manusia biasa, nafas diberi. Berbagilah kebahagiaan.
Manusia demikianlah adanya hanya butuh untuk saling paham, saling mengerti, saling cinta, saling menhargai dan saling memperhatikan.Jangan pula menganggap remeh orang yang lebih muda atau sudah tua. Setiap orang dan generasi ada masanya. Jadi saling menghargailah. Demikian, manusia hendaknya saling mendukung satu sama lain.
(Refleksi, reminder untuk diri sendiri dan jikalau ada yang turut membaca, semoga bermanfaat)


Sehari hari

Banyak sekali tantangan untuk menjadi orang yang baik. Hati sudah diiniatkan untuk ditata serapi mungkin, bebas dari rasa jengkel atau dongkol berkepanjangan. Tapi toh, walau sudah diniatkan, selalu ada saja ujiannya. Sebenarnya kita bisa bebas dari kemarahan dan kekesalan, karena kita lah yang memilih bagaimana suasana hati kita. Tidak tergantung dari kejadian-kejadian apa pun. Tapi, yah tapi lagi, demikianlah ujian.
Well, sebanyak banyaknya ujian, baiknya tetap selalu bahagia dan bermanfaat bagi orang lain.

Cikal Bakal

Judul di atas merupakan judul salah satu bab dari buku "Dunia Tanpa Suara" yang baru saya beli sewaktu kunjungan ke Depok.  Bab ini merupakan bab yang cukup bikin saya kalem dan "aware" seharian. Mengapa?Adalah pengisahan  dengan indah cikal bakal semesta yang kemudian dicontohkan dengan  bagian sederhana namun kompleks dari bagaimana manusia ada. Dari banyaknya sel sperma ayah kemudian bertemu dengan sel telur ibu dan menjadi satu. Kemudian dari satu itu terjadi ratusan pembelahan sel sehingga seorang manusia utuh tercipta.Penciptaan yang luar biasa dari sang  maha karya. Manusia, satu dari sekian banyak makhluk hidup lain. Masing-masing ada yang di air, udara, tanah, gunung, lautan membentuk suatu kesatuan yang selayaknya saling menjaga. Untuk itulah kita hidup berdampingan. Cikal bakal mengantar saya pada realita saat ini. Secara nasional, bangsa boleh dibilang mengalami kemunduran. Nilai-nilai kebhinekaan yang dulu dibanggakan mulai diurai urai berdasarkan warn…

Hal menarik akhir-akhir ini

Ada masanya untuk mengetahui dan mengenal serta mendalami.
Setelah turut serta mengikuti perkembangan timeline twitter dengan tagar #BacotSispai dan kemudian kasus #Ninaforjustice dari mention ke mention.

Ada dua hal penting yang dipelajari:

Ada sebagian orang berkorban untuk hal tertentu sampai sampai harga diri dan prinsip dikorbankan. Demi foto-foto menawan di berbagai belahan dunia, seorang cewek ngutang sana sini dengan banyak menipu. Poor, girl!

Lalu yang kedua. Ini belum dipastikan kebenarannya karena masih diproses secara hukum. Yah, ceritanya, ceritanya yah, ada seseorang tokoh yang dikenal sangat perhatian sama binatang baik peliharaan maupun tidak, lalu sering diundang ke mana-mana karena jiwa aktivisnya tersebut. Akun sosial media nya pun gencar mengunggah foto binatang dengan caption yang pro binatang.Namun berdasarkan keluhan artis/aktivis Melanie Subono, tokoh ini menjadi tersangka kasus entahlah penganiyaan atau pengabaian binatang peliharaan (si tokohnya menolak perny…

The Last Supper

Peristiwa malam perjamuan kudus, saya kenang dalam jalan Bandung menuju Jakarta. Dengan setengah mengantuk dan dengan setengah mimpi. Saya selalu tidak bisa lelap dalam jalan, karena kerlap kerlip malam menggugah di luar sana. Mungkin juga kursi yang kurang empuk. Lalu kemudian kompleksnya pikiran ini, yang selalu memikirkan ini dan itu.
The Last Supper berkisah tentang malam sebelum Yesus diputuskan untuk disalibkan oleh orang banyak. Lebih pilu lagi diserahkan oleh murid-Nya. Saya pikir memang demikian adanya, sumber kebahagiaan dan ketidakbahagiaan di dunia ini datang dari orang-orang terdekat. Pertanyaannya adalah seberapa sering saya menjadi sumber kebahagiaan bagi orang di sekitar saya? Tidak perlu hanya dengan materi, tetapi semangat hidup, inspirasi, rasa hormat dan cinta serta kepedulian tanpa pamrih. Adakah?
Berkaca dari pengalaman penyerahan diri Yesus untuk melayani sampai membasuh kaki, saya jadi memikirkan peran dan kontribusi yang sebaiknya saya beri sebagai manusia, d…

You'll be doing just fine

You'll be doing a good job.
You'll be a woman with a heart.
You'll be a cheerful and fun in your way.
You'll be an enthusiastic worker
You'll be a faithful friend
You'll be kind
You are always a loving daughter and sister.

Everything will be alright. Just do your part.

#galautesis #galauseminar

Asal Menulis #1 Jangan Baperan

Halo rekan pembaca yang baik,semoga kalian baik-baik saja.
Semoga disela kepenatan, kalian bisa menemukan cara "have fun" yang asyik, seperti saya saat ini, menulis  aka mengetik! Ada yang mungkin menghilangkan penat dan refresing dengan jalan-jalan ke mall, mengobrol di kafe, baca buku atau nonton drama di kamar sambil senyum-senyum sendiri (gue banget!). Yah, masing-masing kita punya cara tersendiri, yang pastinya bisa bikin kita bahagia lahir dan batin. Betul?
Oke lanjut.
Hemm, apa yang mau saya ceritakan? Well, ada satu pengalaman yang tidak mengenakan yang saya alami minggu lalu. To make a log story short, I am going to only give the basic fact that was  someone whom I barely know as  someone with a position in his place treated me in unpleasant manner. The thing upset me most was I was there, just stand and nodded to whatever he told me to. He gave me  his name card and asked me to come again. Then, I threw into rubbish bin and ignored his request. Such an  unfriendly …

At the end of January

Hi world,
I am doing good. I am grateful of this state of mine, the act of seeking the true happiness in life. What is that mean? It's a long story to tell. A man can be so different like day and night. The process of being a fully commit one for the happiness is facing so many different emotions. However, this is the best one than feeling no emotion at all.  The beauty  is always finding a  road to comeback to the real awareness. Well, mind my abstract words.

Hours and nights in  not so warm January will come to the end soon. I realized that time is tickling without my full awareness. Well, here is me not sure whether I'll come with good process and result in doing my laboratory experiments. I am doing my best and I love every process of doing so. It is like you expect your own baby to be born and growth well. I am enjoying every process of it though in every stage, the problem seems always there. When I managed to go thru one, then will come another one.It seems like  the b…