Saturday, July 30, 2016

Puisi Bangun Tidur-2



Lepas malam tanpa cuci muka 

Bikin status, biar eksis?
 Entah selamat pagi kamu yang terbaca klise  
Atau wacana kultwit tentang mas-mas kamar no 8 
 Tentangnya, tentang nikmatkah rokok di kamar mandi?  

Lepas malam tanpa cuci muka  

Scrolling   lini masa pun bagian dari doa pagi  
Dari White House -Michelle Obama dan pidatonya yang wow 
 Dan di White House pula-  Imma Matul Maesaroh-penasihat kepresidenan Amerika-  
Dan Mary Jane yang tidak jadi eksekusi mati 
Dan ucapan selamat jadi ibu untuk teman Dan salam hormat untuk macan & mamud yang bertahan di berbagai situasi
 Dan aku  lagi-lagi merasa cantik meski bukan kamu yang bilang
 Dengan sisa-sisa percakapan Ms Bennet dan Mr Darcy pada malam-malam sepi

 Lepas malam tanpa cuci muka

 Lalu masih ada tagar #GRASI4MU yang bikin risau 
Senyap sedikit, mengenang lalu 
Bagaimana jika MJ menutup mata  dengan tembakan? dan ratusan TKW yang masih mendapat perlakuan tidak adil.  (Bandung, July 2016)

Post original : http://www.kompasiana.com/rosemanise/puisi-bangun-tidur-2-perempuan_57981a35329373d709e6c4d0

Wednesday, July 27, 2016

Puisi Bangun Tidur

Lepas malam tanpa cuci muka
Lepas dahaga,  mendaras syukur dan keluh sejenak
Lalu diam-diam merasa cantik
Meski bukan kamu yang bilang

(Bandung, July 2016) 

Saturday, July 23, 2016

Family


They will not tell you about their bad conditions. You should call  regularly to check on them. 
I texted my father about their condition after days . The reply came soon and I was deeply sad.

Soon after that, I called him.

He said that he run into wood and his feet got wound. He ignored the wound and then it become worse. He said that it's OK, now because he got to see physician already. Too bad, he had to use the stick.

My response was kind of angry. What the hell my father run without sandals?
I said that he was asking to get that kind of sick. He was sorry  to say that he was not even thinking at that time. I could imagine that he was mad at the goats.
Now I know this kind of expression. You are angry at someone, not because you hate them but because they are too precious to have such an accident. Because you really love them so that you angry with them.

I am sad that I am not there to help them do errands or groceries or whatever-
But today my brother arrived home safety. I hope he can do good things while there. However I have no high expectation about him to stay at home. He always have many activities that required him to stay outside. But at least they have him.

Ok, I should call my father again. They told me because I am asking. This because they don't want me have many worries. I am not a nice daughter, didn't even ask how they are doing for about four days.

Get well soon, bapak.

Wednesday, July 20, 2016

Bakso di malam hampir rintik #4

Source :google images 


Semalam kami makan bakso
Tanpa harga di menu
2 porsi bang
Baso urat yang gede, tambahin satu ya, bang

Semalam kami makan bakso
Bakso urat di malam hampir rintik
Dengan seribu kisah
Sambil Menyesap dalam-dalam wangi saledri

Semalam kami makan bakso
Habiskan dulu mie
Lalu biji biji bakso dengan kuah setengah
Meretas tumpukan rindu pada kamu

Semalam kami makan bakso
53.000,neng
Eh??Sambil Menggenggam 50 ribuan
Kurang 3000,.


Ini sisa-sisa cerita semalam ketika saya dan roomate tiba-tiba kepengen makan bakso. Sekali naik angkot dari kosan. Kami hanya membawa 50K.  Saya membawa kartu  ATM.
Menu disajikan tanpa harga, dan kami pun tidak malu bertanya.
"Bang, yang ini berapa?"
"32ribu" (mahal banget, padahal warungnya biasa aja )
"Yang ini bang?"
"20ribu"
"Ok, itu aja bang"
"Bang, bakso urat yang gede tambahin satu ya, untuk yang seporsi" request roommate dengan estimasi paling nambah tidak lebih dari 10rb.
Shortly after,
"Kurang 3000" roommate menaikan alisnya ke arah saya, memberi tanda.Saya menggeleng.
"Saya ke ATM " Untunglah ada ATM.
Namun kami sedang sial malam tadi.Rupanya, yang saya bawa, adalah ATM lama yang tidak berlaku lagi.
Alhasil, balik kosan jalan kaki. Balik lagi ke warung. What a night!

Monday, July 18, 2016

Aktivitas Malam Jumat #3


Di sela-sela kegiatan seminggu, saya menyempatkan diri untuk mengikuti aktivitas yang saya sukai di malam Jumat. Yakni, menulis bareng-bareng teman-teman komunitas CSWC Bandung. Beberapa kali ikut pertemuannya, langsung suka. Saya senang bisa kenal banyak orang baru. Jadi lebih betah tinggal di Bandung. Namun sayang, kadang saya suka absen karena suka ga ada tebengan buat pulang. 

Untung ada mbak Devita. Ok, mari lanjut ke pertemuannya. Jadi host kali, Dika, mengambil tema tentang fotografi. Kita diminta untuk membawa sebuah foto baik print maupun digital yang paling berkesan. Nah, kebetulan saya membawa sebuah foto yang selalu ada di dompet saya. Foto saya dan bapak. 

Aturan main dalam pertemuan menulis kali ini adalah menceritakan foto sendiri dan foto teman. Jadi masing-masing orang bisa menginterpretasikan foto secara berbeda atau pun sama. Kali ini saya ingin share, tulisan Adis, salah satu member kocak, yang berkesan. 


Ayah,...❤😘
Pergi berlayar ke pulau cina
Mancing di laut dapat ikan arwana
Tanpa sadar ayah kita makin menua
Peluk dan dekaplah selama waktu masih ada


Film tarzan sudah ada sejak puasa
Paling enak nobar bersama-sama
Kasih sayang ayah sepanjang massa
Kadang kita baru sadar setelah dia tak ada


Malam jumat mimpi ketemu pangeran katak
Apakah ini suatu tanda bahaya?
Ayahku memeng sangar dan galak
Tapi aku selalu cinta dia apa adanya


atuh cinta berjuta rasanya
Sakit hati pengen minum baygon bawaanya
Kalo kalian mengaku cinta pd ayahnya
Please....jaga & bahagiakan sisa hidupnya


Hidup itu kadang penuh tanya
Tapi sang pencipta punya jawabnya Pernahkah kita bertanya?
Kapan terakhir kita bilang i love you padanya.......
(Adis, 2016)

Dalam waktu singkat, mas Adis ini bisa bikin pantun yang berirama begini. Salut!

Semoga kita mampu membahagiakan kedua orang tua kita. Semoga kita menjadi anak-anak yang berbakti dan tentu saja mampu membanggakankedua orang tua dengan menjalani hidup sebaik-baiknya.

Cheers, buat kamu!

Sunday, July 17, 2016

Beta carotene for better eyesight #2

I don't like carrot by the way. I mean when eating the raw one. 

As I am growing older, the  awareness of healthy is increasing, somehow.  When I read a post about "How to improve eyesight naturally?" , suddenly I realized that I better have much supply of beta carotene. I start wearing glasses when I was in Junior High School, 2nd grade. It was because my reading habit became worse. Reading while lying down, in the dark and might sitting to close to  TV as well. 
 Don't ask why  I was so attached to reading at that time :D. The comics  and novels (Oh dear, I have to mention Conan, Kungfu Boy, Serial Cantik, Captain Tsubasa, Samurai X, HP, Enid Blyton serials, R.L Stine serials). I didn't have them though, borrowed to the rent and friends so it forced me to read at a speed because I have to exchange comics with friends in order to save our pocket money. 

So here I am, at minus something.Eating raw carrot is not best choice for me, because its not sweet. While others said otherwise.  I just don't like it. I did browsing for the mixed carrot juice recipe. Many suggest to mix  carrot with lemon juice and mangoes. 


Here the recipe for 1 serving of carrot mixed lemon juice. 
1. Mangoes : a proper amount 
2. Lemon juice : one is enough ( warning : First you have to juicing the lemon, don't ever put the raw lemon directly to the blender or juicer, LIKE I DID, POOR ME. It tasted bitter because the seeds)
3.Carrots :  3 carrots is enough.
4. Water and Sugar if you like it sweet. 

It was refreshing. You can make it in the morning or in the afternoon. For me, I drank it after dinner. Why? I want to gain more weight :D

Selamat mencoba!Good luck! 

Saturday, July 16, 2016

Review Pride & Prejudice #1 #30dayswrititingchallenge

Novel Pride & Prejudice ini ditulis oleh Jane Austin dan dipublikasikan pada 1813. Jadi novel ini sudah sangat lama dan pasti sudah banyak direview. 

Diceritakan tentang  pemikiran dan perilaku seorang  Elizabeth Bennet, putri keluarga Bennet yang menghadapi situasi sehari-hari di kehidupan keluarga dan sosialnya di keluarga Inggris kebanyakan. Bagaimana pandangan seorang Elizabeth pada status sosial, pernikahan, pendidikan, dan hal-hal lainnya di kehidupan pada masa itu. 

Dari apa yang saya tangkap, pride mengangkat kebanggaan dan pembawaan seorang Elizabet, seorang wanita dari keluarga yang biasa-biasa saja. Mulai dari menolak perjodohannya dengan salah satu sepupunya. Padahal dari pertimbangan sang ibu, sepupunya ini adalah masa depan keluarga karena estate  tempat mereka tinggal akan menjadi milik sang sepupu. Ms Bennet yang satu ini juga berbeda dari perempuan kebanyakan, bebas berpendapat dan tidak seperti perempuan kebanyakan waktu itu. 
Pride & Prejudice, kindle version

Kemudian prejudice, mengangkat Eliza yang punya pandangan buruk terhadap Mr. Darcy, yang kelihatan sombong karena jarang berbicara dan kebetulan anak orang kaya. Dari beberapa pertemuan dan obrolan dengan Mr. Darcy, hampir semua anggoa  keluarga Bennet setuju untuk memandang Mr. Darcy sebelah mata. Mereka lebih menyukai Mr. Bingley dan Colonel Fitzwilliam yang pintar bergaul dan menarik hati. 

Secara umum, karena saya membaca bacaan ini dalam bahasa Inggris, sebenarnya agak sukar dipahami kata demi kata (edisi belajar). Bahasanya sastra banget. Vocabnya tuh banyak yang  baru Sebenarnya mungkin struktur kalimat yang ribet, semakin banyak adjective-nya. Bukan kalimat-kalimat sederhana. 
Jadi bahasanya semacam begini : 

 ‘Your conjecture is totally wrong, I assure you. My mind was more agreeably engaged. I have been meditating on the very great pleasure which a pair of fine eyes in the face of a pretty woman can bestow."

Begitulah, asyik sih bacanya. Selamat membaca :D

Thursday, July 14, 2016

PH

source :google images

Halo sahabat, 
Kali ini mari kita bahas salah satu topik yang beberapa tahun terakhir ini saya hindari. Saya pikir, biarlah untuk saya renungkan sendiri, toh ini pribadi dan tidak ada hubungannya dengan siapa-siapa. 
To make it short, now I want to talk about it. 

PH,  pasangan hidup. Yup. Hidup berpasang-pasangan yang dari Tuhan. Topik ini sudah sering menjadi diskusi sejak hari-hari kuliah kami di asrama. Saya akrab dengan nasihat untuk mendoakan pasangan hidup yang dari Tuhan. PH itu sebaiknya di bawa dalam doa. Kemudian saya yang malu-malu menjawab, "ah, malu sama Tuhan" 

Kak Rani yang waktu itu mendengar agak terkejut dengan jawaban saya. Saat ini juga saya kembali merenungkan jawaban saya itu. Apa sih? Malu-malu sama Tuhan. Toh, saya diciptakan Tuhan dan ngapain malu? Mungkin waktu itu, hubungan saya dengan Tuhan terlalu rutin. Rutin sehingga doa-doa hanyalah seperti rangkaian kalimat kosong tanpa makna. Hanya serangkaian kewajiban yang harus saya jalani untuk disebut sebagai cewek baik-baik. 

Well, sekarang hubungan saya dengan Tuhan sudah baik, walau naik dan turun tetapi saya benar percaya dan  bersyukur akan segala karunia dan talenta serta hari-hari yang Tuhan berikan. Saat ini doa bagi saya bukan rutinitas kosong. Saya mengundang dan merencanakan sesuatu dalam Dia dan percaya bahwa Tuhan selalu hadir. 

Teman saya Fitri pernah mengatakan di saat menunggu jodoh yang tepat, kita harus memantaskan diri menjadi pribadi yang tepat. Di artikel lain yang saya baca juga, untuk mendapatkan yang baik, kita harus menjadi yang baik. Baik saja tidak cukup,  tapi seseorang yang mendahulukan Tuhan di atas segalanya. 
Saya banyak PR untuk menjadi orang yang lebih baik dari kemarin. Sejauh ini saya selalu berusaha menjadi baik dengan cara saya. Mencari jawaban dengan banyak membaca artikel-artikel dan melakukan praktik. Saya sadar memiliki banyak kekurangan dan membutuhkan banyak perbaikan di sana sini. Saya takut, khawatir dan cemas serta merasa tidak pantas dengan tuntutan dunia yang semakin keras.  
Di kala saya mencari ke sana ke mari, kadang  saya lupa percaya pada Tuhan. Lupa berserah pada Tuhan. 

Saya berbicara di telepon dengan bapak dan beliau memberi saya satu kalimat yang ia dapatkan dari kegiatan training beberapa tahun silam. KERJA KERAS, DOA KERAS.PASRAH KERAS. 

OK, FIX. Baiklah, tulisan ini ternyata bukan soal pasangan hidup saja melainkan apa pun aktivitas dan kekalutan kita saat ini. Cheers!

Monday, July 4, 2016

Review Drama Korea MISAENG -Recommended


Hola kamu.., kali ini saya mau bikin sedikit review drama Korea. Mengapa harus repot-repot bikin review ini? Soalnya ini drama beda sekali sama drama kebanyakan. Drama Korea tanpa "drama" yang berlebihan. 
Misaeng diangkat dari webtoon Korea karya om Yoon Tae Ho yang popular di Korea pada tahun 2012-2013 kemudiandiangkat menjadi drama pada 2014.

 Mengapa bisa popular? Karena ceritanya begitu dekat dengan kejadian realistis pegawai kantoran di Korea. So, kemudian banyak yang menawarkan webtoon ini untuk didramakan. Ternyata, banyak yang menawarkan namun pilihan kemudian jatuh pada pihak produksi yang tidak mengubah isi cerita. Banyak yang menawar dengan mengubah-menambahkan alur kisah cinta. Nah, PD Yoon Tae Ho,keukeh ga mau. Meski ga ada cinta-cintaan  cowok cewek, kamu bakal terhibur dengan drama ini karena ada jenis cinta yang lain. Cinta passion, cinta karakter, cinta kerja, cinta teman dan tim, cinta keluarga, dan cinta diri (dengan level sewajarnya).

Dikisahkan seorang Jang Geu Rae (Yim Si-Wan) yang menjadi seorang intern (pegawai magang-kalau bagus akan diangkat jadi karyawan kontrak/tetap) di salah satu perusahaan trading internasional. Drama ini mengisahkan bagaimana kehidupan Jang Geu Rae dan beberapa intern lainnya dalam bekerja sehari-hari. Drama ini akan sangat berkesan bagi mereka yang sudah bekerja karena ada  scene-scene yang  bakal sama atau malah pernah kamu alami. Tentunya  bikin kita senyum-senyum sendiri. Untuk kamu yang akan bekerja pun, drama ini relevan sehingga kamu bisa belajar bagaimana jadi karyawan yang baik. 


Source:google images u 
Saya pribadi mengambil banyak hal dari drama ini. Ketika menonton, saya teringat bagamana dulu saya bekerja (sekarang student) . Saya masih jauh dari profesional dan jauh dari yang namanya kerja keras. Sikap saya ke manager juga (manager di kantor pertama) juga kurang mengenakan. Sedih deh. Maap ya pak Deepak, suka malas-malas nih saya. (Dia ga bisa bahasa Indonesia, jadi ga bakal repot-repot baca tulisan ini)

Untuk review lebih jelasnya, bisa teman-teman googling. Sudah banyak yang menuliskan. Semoga semakin banyak yang menonton dan mengambil banyak manfaat dari drama MISAENG. 

Happy watching!

Saturday, July 2, 2016

Late POST- naik gunung pertama kali-2985 mdpl

Sebelum benar-benar lewat, saya ingin sedikit demi sedikit mengumpulkan sisa-sisa "kecapean" naik gunung Gede. 
Saya sendiri super terkejut dan tidak menyangka bisa naik gunung. Mungkin berlebihan tapi memang demikian, sudah lama saya dengan seenaknya menyimpulkan bahwa saya tidak bisa naik gunung. Padahal belum mencoba. Demikianlah saya kemudian merasa naik tingkat satu level sebagai manusia. Intinya adalah jangan sekali -kali memandang rendah niat di dalam hati. Pesimistis hanya membawa diri pada tingkat itu-itu saja. Alih-alih berkembang.
Lalu pertanyaannya adalah, "  Mengapa berkembang penting? " 

Tuhan kita yang baik, menciptakan dunia yang luas dengan berbagai keunikan di tiap-tiap daerahnya. Sentuhannya pada masing-masing orang saja beda-beda. Meski kembar pun, tetap pribadi satu dari yang lain, berbeda, apalagi daerah. Ada pantai, gunung, bukit, sungai, kebun, taman, kota, desa, budaya, orang dan hal-hal lainnya yang perlu kita kenal. Mengenal banyak hal membuat kita semakin banyak tahu sehingga pemikiran dan sikap kita, tidak menjadi sempit dan kerdil. Sempit dan kerdil hanya akan membawa pada rangkaian kesombongan-kesombongan yang tidak pada tempatnya. Kita, saya dan kamu seringkali terjebak dan jatuh dalam jenis dosa ini. Tagar #kurangpiknik memang cukup beralasan kalau ppl sudah melihat banyak sikap jenis ini meraja rela. 

....
Baiklah, balik ke topik.

Persiapan 

Fisik 
Oh ya, perlu dikenalkan, ketua tim jalan-jalan ke gunung ini kebetulan master naik gunung. Namanya Didi. Kalau mau naik gunung, ngajak Didi saja, kadang suka buka open trip.  Si Didi sudah dari jauh-jauh hari mengingatkan bahwa persiapan minimal adalah olahraga. Minimal dua minggu sebelum naik, sudah jogging. Nasihat ini tentu saja saya iyakan dengan antusias. Namun kenyataanya, saya jogging H-2, sekali keliling kompleks dan sekali di Sabuga. Di Sabuga, saya malah tergoda senam bersama.   Jangan ditiru! Padahal Dianti, lari 3 km selama beberapa kali putaran.

Dokumen dan Uang Masuk
Untuk naik ke Gunung Gede, teman-teman harus mengumpulkan fotocopy KTP dan surat keterangan sehat dari dokter. Nah untuk surat sehat bisa diurus di Puskesmas terdekat Mengapa bukan Layanan Kesehatan Kampus? Ternyata tidak diizinkan untuk mengurus di kampus. Iya sih, risiko perjalananan ditanggung sendiri. Untunglah, pengurusan surat keterangan sehat di Puskesmas Dago sangat cepat dan lancar. Antrian kita beda sama antrian pasien, jadi lebih cepat.

 Uang masuk untuk ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah sebesar  27.500 (untuk hari biasa) dan Rp.32.500 (weekend). Sebenarnya kita bisa pake kategori pelajar dengan membayar Rp.16.000,00 namun kemungkinan mengurus surat pengantar institusi agak ribet.

Alat, Perlengkapan & Makanan

Sebagian perlengkapan atau malah hampir perlengkapan utama dibawa master dan kawan-kawan cowok. Isi tas 25 L saya, sleeping bag, baju untuk tidur semalam, pakaian untuk turun dan pakaian pulang,cemilan, dan AQ** 1,5 L, dan sandal jepit. Tentunya, sweater dan jacket.Oh ya, saya tidak tahu kenapa, saya mengenakan baju putih. Sewaktu start baru sadar kalau saya pakai putih. Yah, baiklah dengan semangat "berani kotor itu baik"
Tim
Perjalanan
sebelumnya, kira-kira pukul 19.00 kami kumpul depan kampus ITB dan dengan menggunakan 2 mobil sewaan menuju Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Menginap semalam di penginapan dan parkir mobil sewaan di sana selama dua hari di Cibosas.Pagi-pagi sekali setelah sarapan, kami naik angkot menuju Gunung Putri. Track yang kami lalui  ketika naik sangat lumayan (apa ini? ga jelas) 

Ada dua jalur untuk naik gunung Gede, melalui  Gunung Putri dan Cibodas. Kami naik dari Putri dan turun lewat Cibodas. Dua jalur ini sangat berbeda. Jalur Putri, tidak terlalu berbatu sedangkan jalur Cibodas, jalurnya lebih banyak batu dan lebih variatif karena ada " tebing setan"  dan jalur air panas yang sempit dan licin. Untunglah kami naik dari Putri, kemudian turun Cibodas.

Nah sampailah kita di padang perkemahan yang luas. Saya sempat loh, lari-lari keliling kegirangan. Semacam film Bolywood dan tiduran. Maaf kelakuan bocah banget. Foto-foto ga tau diri,,pakai kamera orang pula sampai si Bima mengeluarkan statement semacam, "ka Rosa, masa gitu? Kan selama ini image-nya   dewasa, diem." 



Pose impian setiap kali ngeliat padang rumput. Ahayyy, Surya Kencana 
Satu hal yang menarik perhatian dan perlu dipikirkan adalah banyaknya sampah di setiap pos. Saya heran. Biasanya jiwa-jiwa pendaki itu tahu diri dan sadar serta cinta lingkungan.
Sampailah di penghujung POS, apakah saya akan naik gunung lagi? Sepertinya IYA.