Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kegiatan

Aktivitas Malam Jumat #3

Di sela-sela kegiatan seminggu, saya menyempatkan diri untuk mengikuti aktivitas yang saya sukai di malam Jumat. Yakni, menulis bareng-bareng teman-teman komunitas CSWC Bandung. Beberapa kali ikut pertemuannya, langsung suka. Saya senang bisa kenal banyak orang baru. Jadi lebih betah tinggal di Bandung. Namun sayang, kadang saya suka absen karena suka ga ada tebengan buat pulang.  Untung ada mbak Devita. Ok, mari lanjut ke pertemuannya. Jadi host kali, Dika, mengambil tema tentang fotografi. Kita diminta untuk membawa sebuah foto baik print maupun digital yang paling berkesan. Nah, kebetulan saya membawa sebuah foto yang selalu ada di dompet saya. Foto saya dan bapak.  Aturan main dalam pertemuan menulis kali ini adalah menceritakan foto sendiri dan foto teman. Jadi masing-masing orang bisa menginterpretasikan foto secara berbeda atau pun sama. Kali ini saya ingin share, tulisan Adis, salah satu member kocak, yang berkesan.  Ayah,... Pergi berlayar ke...

ngeBandung

Halo.. Sudah lebih dari 8 bulan, saya menetap di Bandung. Pertama kali ke Bandung beberapa tahun lalu sewaktu kuliah dan excited nya setengah mati. Bandung  dulu dan sekarang di perspektif saya masih sama, masih mewah. Mulai dari suasananya, makanannya sampai kotanya. Sampai sekarang saya belum banyak explore Bandung, masih sebatas Simpang Dago dan Ganesha. Bukan sok sibuk, saya pikir saya masih banyak waktu (amin), demikian jika banyak teman yang mencak-mencak karena saya belum bertualang. Dalam kebingungan karena belum dapat tempat main sekali seminggu, finally saya bisa join Couchsurfing Writer club meski saya masih bilang Couchsurfing writing club. Asli, asyik dan menyenangkan. Bertemu orang baru dari berbagai latar belakang tapi hobinya sama dan pasti kualitas tulisannya OK punya.   I was so happy. Seperti menemukan kembali diri (maaf agak lebay) tapi demikianlah rasa seorang yang rindu menuangkan sesuatu dalam tulisan. Saya memutuskan untuk mengenang Bandung na...

Pelatihan Hidup Tanpa Kekerasan #PeacePlace Pati

Hari-hari saya di  desa Muktiharjo Pati  di PeacePlace merupakan pilihan terbaik saya di awal tahun ini. Liburan yang berarti, meski mengikuti serangkaian training yang lumayan menghabiskan energi karena berlangsung selama 6 hari. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang baik bagi seorang pendamping. Pendampingan yang dimaksud  tidak hanya pendampingan  terhadap orang lain tetapi bagaimana kia mendampingi diri kita sendiri dan bagaimana kita hidup berdampingan di masyarakat.   Bagaimana saya tahu adanya pelatihan ini karena informasi dari seorang teman dari email saya yang lama. Sebenarnya regitrasinya sudah tutup sejak Desember tetapi saya nekat email karena  kebetulan saya  punya banyak waktu (liburan semester) dan membutuhkan pelatihan-pelatihan seperti ini untuk menjadi  seorang yang berguna di kemudian hari. Menjadi pendamping yang baik  untuk diri saya, dalam hidup berdampingan dengan keluarga dan pertemanan , kerja...

Short Course-Jogjakarta

Hi good people, how’s life? Welcome to my personal blog. I hope that you will enjoy my writing style. If there may be many grammar errors , please let me know :D I had great moments in these past few weeks. Really, August is my month. These are a glance that I have to mention:   failed to attend the closing ceremony (this was sad) , went home   (it was the early birthday gift) ,long journey Ende-Kupang-Surabaya-Jakarta-Bandung trip in my birthday and   first week as graduate student in Institute Technology Bandung (pray for my weight, Bandung is the best place to gain more weight). First of all, I want to thank all of you for all the birthday wishes. It means a lot. The one advantage of LPDP scholarship (affirmation program) is that you will have an English program conducted by a really experience lectures and facilitators.  All the awardees-photo: madame KS I was lucky to have P2B UNY lecturers and facilitators as my lectures and mentors during o...

#PK27 Jogjakarta Prasetya Mandala

Hi bloggers, how is life? I am doing well lately. There were many highlights moments in my life that I love to share because it was precious.  I am grateful to have experienced it. I want you have good life too, no matter how it is. First one was the #PK27 moment. Finally, after about one month preparation & communication via mailing list, we 124 awardees of Prasetya Mandala met up in Yogyakarta in 9-14 February 2015. I was excited because this was my first time in Yogyakarta & met cool young men for all around of Indonesia. I had planned to go to this warm city years ago when I was in college but that was just nice plan. Our PK activities were so memorable.  We were divided into many Indonesian traditional houses groups.  I was in Betang (named from Borneo traditional house). Our group was so good when it came to teamwork and discipline but not too good as supporters, (hahahhaha). We were so silent but each of us enjoys the time together. I a...

Mengurus Visa India

Hai guys, Semoga harimu menyenangkan, dan itu pasti jika kita berpikir demikian. Mari berpikir positif. Pada post kali ini, saya akan membahas tentang tahapan membuat visa India untuk yang ingin jalan-jalan ke sana, tepatnya di Kerala (India bagian selatan). Kebetulan, 15- 26 July lalu, saya dan beberapa teman Komjak berkunjung ke sana untuk beberapa keperluan dengan menggunakan visa tourist. Biaya pengurusan visa Rp.472.000,00. Untuk pengurusan visa ini, tidak bisa diwakilkan. Jadi yang mau berangkat harus mengurus sendiri ke Kedutaan India, karena ada prosedur finger print. Sedangkan untuk pengambilannya bisa diwakilkan dan jika tidak bermasalah visa sudah bisa diambil pada sore hari (kira-kira pukul 16.00 WIB) .  Oh ya, selain diurus ke kedutaan, jika benar-benar tidak sempat teman-teman bisa mengurus Visa On Arrival. Namun baiknya teman-teman mengurus ke visa tourist ke kedutaan.Jam pelayanan 8.30-12.30 WIB. Kantor Kedutaan India, daerah Kuningan Jakarta Seperti pada p...

Weekend Ceria

Mba Evi & Eva @america  Britzoners talked about election, conducted by KPU staff who is Britzone member  Sejak beberapa minggu yang lalu, saya dan Fithuri mengikuti kelas Britzone di Senayan, di Perpustakaan Depdikbud RI samping mall fx setiap hari Sabtu. Kelas ini adalah free English club yang asyik dan inspiratif. I wonder, where have I been, I just join the club this year , hoaaa. Padahal sudah sejak 2012 akhir, saya browsing dan tahu keberadaan club ini, tapi baru bisa join di 2014. Teman-teman, siapa pun, muda atau tua bisa gabung di sini. Selain di hari Sabtu, kelasnya juga ada di weekday, Selasa dan Rabu. Topik-topik yang dibicarakan tentunya inpiratif dan membangun, teman-teman yang join juga ok ok. Saya senang sekali berada di lingkungan teman-teman yang memang pengen belajar, belajar dan belajar. Semuanya saling mendengarkan dan memberi opini, tentunya dengan bahasa Inggris. PIC-nya juga selalu mendorong peserta untuk aktif berbicara, they always...

Sharing @Dapur Jajan bersama Kode mobi 1

Hi bloggers! Dua minggu terakhir yang saya lewati cukup menyenangkan dan tentunya menambah wawasan saya. Seorang teman yang blogger juga, mengajak untuk mengikuti sebuah acara bukber dan sarasehan membangun industri kreatif berbasis penulisan, Blogger meet kode.mobi. Apa sih kode.mobi? pasti penasaran kan teman-teman? Nanti saya post tersendiri deh! Nah acara yang digelar sama Dapur Jajan ini, menghadirkan tiga pembicara. Pertama mas Agoeng Widyatmoko, yang merupakan pendiri Dapur Tulis dan penulis buku best seller 100 Peluang Usaha UKM. Selain itu mas Agoeng ini juga pendiri Dapur Jajan, yang bertempat di Jalan Dahlia 1 Kelapa Dua Depok. Namanya juga dapur jajan, maka tidak ada makanan berat di sini. Jajanan yang disajikan adalah donat yang dilapisi ice cream,  rasanya kalau minjam istilahnya Gaphe sih Yumilah Yumilawati deh. Mau tahu lebih banyak, main ke sini saja, Dapur Jajan di kode.mobi Hampir  sama dengan banyak pelatihan penulisan yang pernah saya ikuti, tentunya s...

Behind the scene 16 &17 July

Sebelum saya mulai bersibuk ria bersama skripsong, saya punya sedikit cerita tentang pengalaman saya beberapa waktu yang lalu. Behind the scene -nya kampanye cinta lingkungan yang saya ikuti kemarin. Aha, aha...saya ternyata senang sekali berpantomim. Sayang, white clown -nya dicari-cari ga ada. Dan hey, it was the first time, and I am very exited. Yeah, the day to remember, love the feeling! the first time to action but not shouted  for government, just shouted and act for many friends of world and remind myself too. Satu hal yang saya pelajari adalah melakukan hal yang baru dan kita inginkan itu perlu. Yah, saya menginginkan untuk bermain atau pentas teater setelah beberapa waktu sebelumnya saya sangat menikmati peran saya sebagai PKL dalam sebuah pelatihan. Wow, seperti menemukan bakat baru dan saya sangat menikmatinya. Thanks to pa Le.  Pada pementasan kemarin saya berperan sebagai tukang pungut sampah. Pesan yang kami bawa sangat sederhana, buang sampah pa...

Mengejar Gelar Sarjana "Sinting" 1

Setelah hari-hari kemarin penuh dengan kebahagiaan terutama buat Gishut dan Inang maka masih bertemakan kebahagiaan juga, kemarin saya juga resmi mendapat dua orang pembimbing untuk tugas akhir saya. Wow, baru  saya rasakan perasaan galau itu seperti apa. Ketika hendak memilih pembimbing mana yang tepat untuk kita. Banyak pertimbangan memang baik pribadi, saran teman-teman lain maupun pengalaman senior atau teman lain yang pernah dibimbing. Saya menganut semua serba relatif. Jadi, yah kembali keputusan ada di tangan saya dan saya siap dengan segala baik buruknya. Semuanya tergantung saya. Yang pastinya saya bersyukur untuk kedua pembimbing saya sekarang ini yang akan bersama-sama dengan saya menuntaskan perjalanan ini. Minggu ini saya sudah harus menyelesaikan proposal. Doakan ya...Jiah mainan say sekarang bukan lagi manga fox , blog teman-teman(dikurangi sih) malah science direct atau pubs acs(googling aja deh,apa ini, hehe)

Jalan@PerpusUI

Setelah cukup penat dengan kesibukan UAS di semester genap dan sebelum bermagang ria, saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk berjalan-jalan.  Tidak jauh-jauh memang. Lumayan dekat dan yang terpenting bebas biaya.Beberapa pekan lalu, perpustakaan pusat UI dibuka. Tampak depan Perpus  Secara kita-kita sibuk(halllaaaah), jadi baru bisa lihat-lihat isi rumah teletabis tersebut. Belum lengkap memang, lagian belum bisa meminjam buku pula. Sebenarnya pemusatan perpustakaan ini menuai banyak pro dan kontra.  Banyak yang kurang setuju karena akses menuju perpustakaannya lumayan jauh, yang tadinya cuma butuh beberapa langkah, bisa harus naik bikun(baca:bis kampus).  Alasan lainnya, di kala teknologi e book semakin canggih, malah dibangun tempat buku-buku tua yang pasti jarang dibaca. Belum banyak buku yang terisi karena belum semua dipindahkan Salah satu ruang perpus Namun ada yang bilang, bagus juga biar kalau sekalian berkunjung buku apa saja, semua...