Sunday, May 19, 2013

What's new?

Update for this April&May.

Things going well

It was only how well I manage my thoughts

We choose what we want to feel

I am yours,God

Friday, May 17, 2013

Find Something

I just know what I want to do next. Thank you

The feeling is good.
If noone here, I will burst into tears.

No regret anymore, things will go ok. Next plan is find the way to make the panel believe with what I want to do.

Thursday, May 16, 2013

Di suatu sudut

"lalu pasangan itu datang, tidak mengindahkan permisi. Hey, kalian seperti mengejek"

Aku sedang bermain dengan pikiran waktu itu.Kadang tersenyum kilas sendiri, sejenak abai ramainya sekitar. Aku puas dengan hari ini, mendapati gadget yang dinanti terpegang anggun di tangan. Aku akhirnya purna memilikinya, setelah berbulan mencari dan memastikan dia benar untukku. Hari sedang  sendu, dengan bekas tanah basah dan hujan yang rintik malu-malu tapi mau, tidak menahan hatiku untuk datang membaginya dengan si A. A itu Ailinda, adik kelasku.

Oh ya hari ini hari Sabtu, malam minggu. Aku ingin melewatkan waktu bersama Ailinda, mungkin menceritakan mingguku tapi lebih aku ingin berbagi kesenanganku padanya, aku punya gadget baru.
Semoga Depok tidak sesendu jalanan Jakarta, yang aku lewati dengan tidak akan merindu jika suatu hari aku menapak di tanah pulau yang lain. Lain dengan Depok,yang suka terlalu ramah, seringkali menahan lebih lama.

Langkahku pun tak henti meski jalanan begitu jauh. Aku sedang di kereta waktu itu, bertemu mata-mata lelah tapi puas yang mendapati weekend di depan mata. Kebanyakan mereka masih muda, kalau ditebak pasti akan melewatkan malam minggu bersama pasangannya.

Soal malam minggu, aku suka melewatkannya di tempat Ailinda dibanding di tempat lain atau kosanku sendiri. Itu seperti pulang. Terlepas Ailinda suka atau tidak suka dengan kedatanganku yang kadang tanpa permisi, seperti saat ini. Aku tidak sedang di ranjang Ailinda. Aku tidak sedang beruntung, rupanya. Aku sedang di kereta dan Ailinda  meneleponku,
"kak, aku akan bertemu pacarku. Maaf ka, kita tidak jadi makan."

"Yah, ok tidak apa-apa.Aku tunggu sampai kamu balik ya"

Woah, aku sedang ingin ditemani makan. Ok, aku bungkus saja dan baru makan sampai si Ailinda pulang, pikirku.

Kaki kemudian refleks menghantarku pada sekumpulan teman yang meminta untuk di bawa pulang. Aku menikmati beberapa sejenak, membauinya dan lalu buku bertema traveler itu sepenuhnya aku miliki. Mungkin aku akan menjadi traveler suatu hari! Sebelumnya aku mengharap bisa bertemu Nenci di rumah baso. Kemudian aku tahu Nenci sedang ke luar kota. Perutku rupanya tidak mau kompromi, rasa lapar menuntunku masuk ke rumah baso yang menyambut dengan suasana yang aku suka. Ketenangan yang sempurna. Beberapa pasangan duduk di situ, dan aku sendiri. Tak mengapa, perutku adalah segala-galanya, aku memesan makanan yang lumayan menguras kantong. Aku pikir-pikir jika aku masih mahasiswa, makanan itu tidak mungkin ada dalam listku :-P

Pelayan yang sama menyambutku,
"makanannya mau sekarang apa nanti?"
"Sekarang"
Aku tak sedang menanti siapa pun, tambahku dalam hati sambil memencet tombol hp menghubungi sahabat dekatku. Lelaki muda itu tentu mengingat teman makanku di tempat makan ini. Aku sendiri kali ini, dear.
Aku pikir aku cukup beruntung, meja di depanku kosong. Aku
berharap demikian, namun tidak kedua pasang mata itu menelanjangiku selama aku makan, sedang aku berceloteh pada Arni. Dia setia di ujung pulau yang lain.

Dan tentang pasangan itu serta permohonan maaf pelayan yang mengingatkan waktunya akan tutup terbayar dengan bertemu salah satu sosok inspiratif, mentraktir ice cream Aw sampai lepas waktunya juga. Dia penulis buku matematika sejak kuliah dan sedang membuka usaha di dunia pendidikan. Bertemu dengannya membuat mimpi yang tenggelam beberapa waktu naik lagi ke permukaan.

Suatu sudut bukan untuk membuatku terperangkap di relungnya. Ia menyediakan tempat untuk menata potongan-potongan mimpi yang dulu ditata cantik dengan semangat membuncah.

Kita menata pikiran kita sendiri dan merasainy-sebuah penutup.

Saturday, May 11, 2013

Hey Teman I

Untuk Arni
& mereka

Hey teman,
kau tahu bahwa persahabatan kita tak lekang oleh waktu.
Sejak jemari kecil kita saling menggegam di usia sekolah dasar, lalu pelan jemari kita menggenggam tangan lain di masa pubertas dan setelah itu. Kau tahu ceritanya, tidak lebih dari dua kali.

Hey teman,
banyak sekali yang ingin kukatakan lebih-lebih waktu itu, waktu kita tidak bersama karena kita ternyata menggambar masa depan kita sendiri bersama Tuhan. Kau tahu, aku ingat ketika segalanya tak perlu terkatakan & kau mengerti segala yang tak keluar itu, lalu kita tertawa.

Hey teman,
kau tahu aku selalu lebih sibuk,aku menghilang beberapa waktu memalingkan wajah dari huruf-huruf kecil pesanmu yang selalu datang
Lalu tanpa bersalah aku datang dan mengirimimu sejumlah cerita yang selalu terjawab dengan antusias

Hey teman,
kau tahu aku sering tak adil padamu.
Memburumu dengan sejumlah tanya tanpa paham keadaanmu
Dari dulu selalu kau yang mendengar,
kau tahu, kau diaryku yang berbicara.



--------------------------
Rosa D Panda_
Writing is really healing

Thursday, May 9, 2013

Rindu

Aku ingin menuliskan ini, memberitahumu, maaf jika bukan keluar dari bibirku karena jika ya, itu akan terdengar seperti tangisan. Aku tidak ingin begitu. Aku tidak ingin kau melihatnya. Rasanya tetap sama, masih dari hati bahkan tahu kah kau berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk menyelesaikan kalimat demi kalimat yang kutulis, tanpa membiarkan air mataku jatuh membasahi lembaran surat yang kau baca ini.
Aku sekarang sedang sekarat. Sekarat karena rindu yang menumpuk.Sekarat karena ketiadaan nyatamu, karena kau tahu tiap senja aku sering melihat bayanganmu. Entahlah, terdengar gila. Aku melihatmu selalu melambai ke arahku dan ketika aku berlari menuju senja itu, kau hilang.
Aku diam menikmati ujung senja itu hingga gelap merayap pelan. Ah, lihat, kau seakan senang meninggalkanku, berteman dingin yang menusuk.
Kau tahu, aku habiskan subuhku dengan mengeluh, kenapa cepat pagi datang mengambilmu dari mimpi sedang aku yakin saat itu kau memelukku. Sesaat kerinduanku terbayar.

Sendu.

--------------------------
(aSA)

Sunday, May 5, 2013

Kaki

"Aku melangkah ke mana kaki membawaku pergi di tengah kesuntukanku dan sejauh aku berjalan, rasa sakitku hilang perlahan. Aku menikmati hijau, dengan rujak dan bumbunya, & sedang ada jazz di sana. Aku sedang beruntung/ini cara Tuhan mengembalikanku pada aku yang seharusnya."

Utk Doroth.

Aku letih dgn segala kesibukan yg menguras habis energiku. Aku tahu itu tidak seharusnya terjadi, karena toh aku memilihnya. Aku memilihnya dengan tekad bulatku sendiri, tanpa paksaan. Orang tuaku bukan tipe yang tahu benar apa yg terbaik bagi anaknya. Mereka tahu yang terbaik adalah jika kami memilih sesuai apa yang kami inginkan. Selanjutnya pilihan adalah bukan soal benar/salah. Memilih adalah memuaskan batin & siap dengan segala hal ke depannya, karena itu proses.

Yah aku kadang tidak siap dengan resikonya, mungkin karena terbuai dengan tawaran keindahan yg terjadi nantinya, tapi lebih miris jika pada awalnya.

to be continued.

Dalam jalan dgn kebebasan penuh & hati yg tak patah karena antri

--------------------------
Rosa D Panda_
Writing is really healing

Smiles

People.
They are really awesome.
Smiles.
All change to beautiful.
They are really awesome.
Everything.
Big question all the time is how God creates them, thousands people with different faces with those nice smiles.

Smiles.
How God creates that?
Incredible.

--------------------------
(aSA)

Wednesday, May 1, 2013

May

May
Before first day over,welcomeeeee:-D
Be more wise
Be more strong
Be more struggle

and Maria
I'd love to sing your name everyday all along this May.
Yay and help me to be more beautiful, both my face & hearth. I try to be on make up things & I try to love that.

April was incredible great and I hope it works for May. It will:-D

--------------------------
(aSA)