Sunday, September 27, 2009

Untuk Mereka

Ada senyuman kali ini…

Terukir dari sudut bibir mungil..

Yang bertepuk dengan kedua tangannya

dekil dengan kuku-kuku menghitam

tanpa tahu apa-apa

hanya beramai-ramai

tergelak

memamerkan gigi-gigi kecil

menguning diantara gusi yang tidak lagi merah..

terpana

dengan bola mata tajam menghujam

berusaha mengenali,mengamati,

bertanya-tanya hal baru apakah itu???

Wednesday, June 10, 2009

Talk Less Do More

Ungkapan yang sungguh-sungguh beberapa bulan terakhir ini menjadi benar-benar seperti ajran baru bagi saya. Meneladani sang ayah yang sejauh pengamatan dan apa yang telah saya dapatkan dari asuhan beliau menekuni ungkapan ini.


Hal ini saya lihat, bukan melalui kata beliau melainkan melalui sikap dan keseharian beliau yang secara tal langsung menjadi tekladan dan arah hidup kami.
Setiap anak tentu akan membanggakan ayahnya, maka izinkanlah saya untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada ayah saya yang telah dengan sungguh mengaplikasikan ungkapan”talk less do more”.


Sedangkan saya, masih sedang berusaha untuk memegang ungkapan yang sangat mendalam ini hingga nantinya dapat memberikan sesuatu yang akhirnya berarti untuk sesama tanpa harus banyak mengungkapkannya dengan kata-kata. 
Namun semua hal yang ingin dilakukan dan akan dilakukan tetap kembali lagi kepada kehendakNya. Saya hanya manusia yang banyak bermimpi dan berusaha tanpa banyak kata-kata. Lebih banyak perbuatan.

Thursday, June 4, 2009

Kunjungan Industri

Kimia UI 07 mengadakan kunjungan industry 2009 ke Perusahaan GS Baterry di daerah Karawang Bekasi pada tanggal 2 Juni 2009. perjalanan yang memakan waktu sejaman ini tentunya tidaka begitu melelahkan akibat ngobrol-ngobrol dengan teman-temin sehingga sudah sampai saja di KM53 di tol Cikampek.

Acara pertama yang dikuti adalah sambutan dan pengenalan produk GS oleh Bapak Nyoman. Beliau menerangkan segala hal mengenai perusahaan GS baterry.

Kemudian diadakan tour menuju pabrik pembuatan baterry. Rombongan kami yang berjumlah 51 orang ditambah 2 dosen pendamping dibagi ke dalam 5 kelompok yang masing-masingnya didampingi oleh satu guide. Guide kami, menjelaskan proses-proses yang sedang dilakukan dalam pembuatan batere ini. Menurut keterangan beliau, bahan-bahan utama  yang digunakan adalah timbal,antimon,asam sulfat. Ketika memasuki ruangan pabrik kami terlebih dahulu telah diminta untuk mengenakan topi dan masker yang disediakan oleh perusahaan.



Sesi terakhir dari kunjungan industri itu adalah sesi Tanya jawab setelah sebelumnya kami disuguhkan makan siang yang begitu lengkap berupa nasi timbel.

Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama dan games di bus menuju Depok.

Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi saya karena di sana saya melihat dunia kerja yang sesungguhnya dan lebih lagi karena kebersamaan yang dijalin oleh teman-teman Kima angkatan 07 .

Sungguh sayang sekali, pada tahun ini kami hanya ke 1 perusahaan saja padahal tahun sebelumnya teman-teman saya mengunjungi 3 perusahaan sekaligus yaitu pabrik indosemen, indomilk dan es krim yang terletak di kawasan industri di daerah Bogor namun pada kesempatan itu saya tidak sempat mengikuti.

Semoga KI tahun depan lebih baik. Terimakasih pada GS baterry.

menuju KARAWANG

Wednesday, June 3, 2009

Tentang Mimpi dan Harapan

Saya harus kembali menarik nafas panjang untuk pilihan saya di Kimai UI karena sampai setahun yang lalu saya belum mennemukan sesuatu yang membuat saya tertarik untuk menekuni ilmu kimia ini. Semuanya lebih karena keadaan yang terpaksa akibat begitu sulitnya(uupsss.,ni benar-benar suara hati saya..,sulit banget deh kimia itu…hehehe) Hal ini dimungkinkan adanya ketertarikan saya pada ilmu Psikologi yang telah saya minati sejak saya duduk di bangku SMP.

Tentunya ada sedikit kekecewaan akibat saya tidak kuliah di jurusan Psikologi. Hal ini saya putuskan karena saya merasa lapangan kerja bagi lulusan sarjana psikologi di daerah saya tentunya belum ada. Maka saya pun mendalami ilmu Kimia yang waktu SMA tampak begitu mudah.

 Namun dengan penuh harapan dan menurut kehendak Tuhan, saya telah memasrahkan diri sepenuhnya mengenai kehidupan saya yang penting yang saya jalani sekarang ini akan saya jalani dengan maksimal sehingga harapan saya dan kedua orang tua saya dapat terwujud. Berawal dari kecintaan akan buku-buku cerita yang begitu menjadi semacam makanan ringan bagi saya tentunya saya memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis yang bisa menerbitkan banyak tulisan.

Tulisan-tulisan saya biasanya hanya saya nikmati sendiri karena ketidakpercayaan diri yang saya miliki lebih besar dibandingkan keberanian saya untuk mempublikasikan tulisan saya. Saya sungguh mencita-citakan untuk dapat menjadi seorang penulis yang mampu menjadi teman bagi para pembaca saya seperti seorang Enid Blyton yang mampu membangkitkan imajinasi saya dan untuk J.K.Rowling yang mampu memberikan dorongan dan dukungan bagi saya untuk memulai menciptkan mimpi menjadi sebuah kenyataan.

Thursday, April 9, 2009

Mau menjadi racun dunia atau makhluk Tuhan paling indah??

Teman-teman amorf…,tanggal 21 April kemarin kita memperingari hari Kartini. Nah, untuk pembaca setia Amorf yang ganteng-ganteng jangan beranjak ya karena kali ini kita mau membicarakan makhluk Tuhan yang paling indah yakni kaum cewek.

Setuju ga, kalau cewek adalah makhluk Tuhan yang paling indah? Of course, kaum wanita tak perlu mengelak untuk pernyataan ini. Tidak hanya kecantikan fisik yang dikaruniai oleh Tuhan kita namun kecantikan hati yang tercermin dari sikap dan tingkah laku kaum wanita yang penuh kasih dan kelembutan. Semua karunia itu sudah dikaruniakan Tuhan buat kita cewek-cewek ,hanya saja keindahan hati itu harus terus diasah dan diterapkan dalam kehidupan kita sehingga kecantikan diri terpancar dalam tingkah laku kita so kita ga malu-malu menyandang gelar makhluk Tuhan yang terindah. Ataukah ada yang mau menyebut diri sebagai racun dunia? Semua itu adalah sebuah pilihan yang harus ditetapkan sendiri. Menjadi racun dunia tentunya akan menjadi racun bagi diri sendiri dan racun bagi kehidupan orang lain. Nah, sikap-sikap yang menjadi racun itu kayak gini nih; menggosipkan orang.

Oppss,gossip katanya sudah menjadi sesuatu yang layak dan pantas di dunia wanita. Entah tua, muda ataupun remaja. Maka ga aneh lagi kalau wanita bisa disebut kaum pria sebagai biangnya gossip. Setuju??! Tentunya, sebagai cewek kita harus menolak anggapan itu walaupun ada benarnya juga. Namun karena anggapan ini sudah mendunia sekali, kita cewek-cewek juga ga bisa mengelak lagi. Nah, karena kita ga bisa mengubah pandangan orang-orang sedunia, atau orang-orang seIndonesia, jangan putus asa dulu. Kita bisa kok mengubah diri kita dulu kemudian baru orang-orang di sekitar kita.

Caranya, sebisa mungkin jangan menggosip orang, masih banyak kan obrolan seru lainnya?musik,pelajaran,tips-tips diet yang baik atau topic menarik lainnya. Kalau terpaksa menerima gossip dari teman yang kelepasan bicara, kamu-kamu sebaiknya tutup mulut aja. Maksudnya, jangan disebar lagi ke teman yang lain. Nah, kita sebagai kaum muda Katholik yang mengakui Ibu Maria sebagai Bunda kita patutlah meneladani sikap sang Perawan yang menyimpan segala perkara dalam hatinya saja.ok??! Selain itu kita sebagai Kartini-Kartini muda penerus Bangsa, kita harus tidak mau kalah dari kaum pria. Sekarang bukan zaman lagi, kaum pria di depan dan kaum wanita di belakang. Dua-duanya adalah makhluk Tuhan yang sama-sama saja di depan mata-NYA. Keduanya saling melengkapi satu sama lain dan saling membutuhkan.

 Teman-teman, bisa membaca lagi kisah penciptaan manusia dalam Alkitab. Sungguh indah ciptaan Tuhan kita itu bahkan hal ini sudah dikatakan-NYA dari semula saat manusia Adam dan Hawa diciptakan. Kaum pria dan wanita harus saling menghargai. Untuk dihargai, dan agar pantas menjadi penyandang makhluk Tuhan yang paling indah bukan racun dunia, kita cewek-cewek harus punya komitmen untuk meninggalkan kebiasaan buruk seperti menggosip.ok??? Oh ya..,buat pembaca Amorf yang ganteng-ganteng, nih ada tips khusus buat kamu-kamu yang ingin menjalin hubungan akrab dengan cewek-cewek yang tentunya cantik-cantik, “perlakukanlah cewek-cewek dengan sopan dan baik seperti kamu memperlakukan ibumu dan adik atau kakak cewekmu”.

Selain itu, kamu-kamu pasti mau tahu kan kecantikan yang dimiliki cewek-cewek karena setiap cewek di dunia masng-masingnya dianugrahi kecantikan dari Tuhan.Selamat mencari dan buat cewek-cewek pembaca setia Amorf, Selamat hari Kartini ya..!!^.^

Tulisan ini dimuat di buletin Amorf KMK MIPA UI.

Monday, April 6, 2009

Bayangan

Sejenak kuberadu pandang dengannya

Menatapnya ngeri di balik keremangan

Akan adakah aku lagi??

Di antara demam tubuhku

Di antara sadar dan matiku..

Sekali lagi dia menatapku

Entah akan goyahkah aku lalu berpaling?

Meski tubuh menggigil

Meski lutut melemas

Hati ingin teriakan seribu sorakan kemenangan..

Napasnya, napasku makin memburu

Meninggalkan hawa panas

Aku di sini dalam kegelapan

Dengan mata menggerayang

Memutuskan keluar dan pergi lagi

Tanpa harus tinggal lebih lama..

Dia..?

Biarlah

Dia tak ada apa-apanya..

Hanya bayangan ketakutanku saja…..

Tuesday, March 31, 2009

Pada Awalnya...

Hari keduaku di tempat yang asing. Aku diperkenalkan dengan kunci kamar ku yang baru. Tanpa protes dan komentar yang berarti aku pun berjalan mengikuti mas-mas cleniang service yang menawarkan jasanya untuk mengantarku ke kamar F2413 sambil menarik koperku yang lumayan berisi.

Kupandangi sekitar, wajah-wajah asing yang sibuk dengan urusannya. Ada banyak keluarga mengantar anaknya, mereka sibuk mengurusi keperluan sang anak sedang sang anak sendiri sedang mengantri menunggu giliran. aku??!1 bersama seeorang paman dan beberapa kenalannya yang mengantarku juga. Tak begitu dekat, hingga aku tetap saja merasa sendiri., di tengah segala kecupuanku. Sepanjang jalan menuju kamar ada taman-taman kecil yang begitu indah dan rapi. Memasuki gedung F2,aku agak keheranan, maklumlah..Ternyata banyak kamar di sana dan aku tak menyadari aku di antar di koridor paling tinggi di gedung itu. Lantai 4.Yang manakah kamarku, aku bahkan belum bisa mengartikan F2413. Ternyata kamarku di gedung f2 lantai 4 nomor 13. Kamar yang sekarang ini agak susah kutinggalkan padahal sudah waktunya aku pergi. Malam itu, aku sendirian di kamarku. Takut keluar, takut deh pokoknya. Tidur sendiri di kamar yang belum ada apa-apa itu, hanya sebuah tempat tidur, lemari dan meja belajar.

Aku sendiri. Aku belum mengenal siapa-siapa di sini padahal di tempat pendaftaran tadi aku lumayan berkenalan dengan teman baru.Namun karena begitu banyaknya, aku bahkan tak ingat satu pun. Semunya dari daerah yang berbeda di Indonesia. Ada yang dari Jawa,Bali,Sumatra dan Kalimantan. Beruntunglah aku, ada kakak tingkatku yang akhirnya dartang menghampiriku dan bilang semuanya baik-baik saja. Tak perlu ada yang ditakutkan. Rani Nainggolan, seorang mahasiswi Psikologi 06. Dia mengajariku banyak hal sebagai anak asrama. Kamar ka Rani menjadi kamar keduaku saking seringnya aku makan bareng dan ngobrol dengan dirinya.

Di asrama juga, aku diperkenalkan dengan suku Batak yang agak membuatku sedikit terkejut karena sebelumnya aku belum pernah kenal dengan yang namanya orang Batak. Kalau Jaawa atau Padang sudah pernah kukenal. ternyata aku nantinya juga disangka sebagai orang Batak, saking seringnya aku bersama cewek-cewek Batak yang cantik-cantik,hehe..dan aku pun terpengaruh sama logatnya.