Thursday, March 15, 2012

Pulang

Pulang ke rumah merupakan saat yang paling menyenangkan, melihat wajah-wajah bahagia yang telah menanti selama empat tahun lebih. Banyak perubahan memang, semakin tua dan dewasa. Saya tidak begitu kaget melihat bapak, karena dua minggu sebelumnya kami sudah bersama-sama pada saat saya diwisuda. Ketika saya menjemput di bandara, saya juga cukup kaget. Sudah banyak rambut ubannya dan raut wajahnya semakin tua. Ah, memang begitulah hidup, semakin hari kita akan semakin menua.
Ketika berjumpa dengan adik pertama saya, saya lebih kaget lagi. Laki-laki memang cepat besar. Wig (nama adik saya), sudah menjadi pribadi yang dapat diandalkan. Sangat pandai berkomunikasi dan bergaul. Sejak kepergian saya merantau, dia banyak membantu bapak dan mama di rumah padahal dulu masih sesuka hati. Minta bantuan sedikit saja, mana mau. Ah, begitulah waktu selalu membawa perubahan.
 Satu lagi adik saya, San. Dulu saya ingat dia menangis ketika saya pergi, masih cadel dan sangat menggemaskan. Sekarang sudah duduk di kelas IV SD dan masih menggemaskan (masih suka saya cium-cium). Selama saya merantau, dia pasti menjadi pembawa keceriaan di rumah.
Satu kekhawatiran saya ketika pulang adalah mengenai daerah yang baru. Orang tua saya baru pindah empat tahun lalu  di kabupaten Nagekeo ketika saya berangkat menempuh pendidikan. Jadi saya masih agak asing dengan rumah kami yang baru. Namun di mana pun kalau bersama keluarga, semuanya terasa nyaman.