Saturday, April 2, 2016

Hei, April!

Maret sudah lewat.
Banyak kejadian dan juga refleksi. Satu hal yang masih baru dan paling diingat adalah satu dua cerita menyedihkan tentang kepergian orang muda yang semangat belajarnya tinggi. Salah satu asisten mata kuliah, meninggal dunia karena mengidap penyakit tertentu. Rest in Peace, teh! Semangat belajarnyalah membekas. Saya jadi belajar, buat apa mengeluhkan tugas kuliah yang hanyalah remah-remah roti dibanding perjuangan hidup beberapa orang. Heboh untuk urusan beginian pun tidak begitu penting, di saat yang lainnya face the same thing but stay calm. 

Hidup memang beginilah adanya. Kita datang kemudian pergi.
Lalu apa yang kita kejar? Seharusnya adalah cinta dan perbuatan baik yang kita sebar selama di dunia. Berapa sering kita membahagiakan kedua orang tua. Berapa sering kita berkomunikasi dengan mereka.
#langsungteleponbapak. 10 menit.
Dan
Bapak: halo
Saya: halo pak, ada buat apa?
Bapak: Bapak sakit..
Saya: e sakit apa?
Bapak: batuk pilek.
Saya: Oh
Bapak: Tipu. Bapak tidak sakit. Hari tipu.
Saya: hari tipu kan kemarin.
Bapak:Iya, masih bisa. Bapak ti sakit.
Saya:....

Well, orang tua memang suka pintar menyembunyikan rasa biar anaknya tenang. Semoga kedua orant tua saya sehat-sehat selalu. Juni Juli cepatlah mendekat.

Update dari dunia perpolitikan dan perekonomian cukup menarik. Presiden Direktur Agung Podomoro Land menyerahkan diri. Baiklah, saya tidak mengenalnya, tentu saja, tapi iklan-iklan kawasan huniannya dan kota -kota buatannya itu terkenal dan kalau tiap kali buka TV pasti suara mbak marketing ambassadornya,  Fen* Ros* itu promosinya menggila, setajam silet.
Kasus penangkapannya kira-kira  terkait  masalah AMDAL, bagaimana pengusaha mempengaruhi pemangku kebijakan sehingga proyekannya lolos.

Menutup tulisan kali ini, saya merekomendasikan beberapa blog kece untuk dikunjungi brainpicking & gapingvoid

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih