Skip to main content

Mengejar Gelar Sarjana "Sinting" 4

"Sebelum terlupakan, baiknya diceritakan, dituliskan! Mungkin menjadi kenangan terindah dan sejarah bagi anak cucu" 
Yey, jadi seperti pengalaman saya  sebelumnya dan pasti teman-teman blogger pernah mengalaminya, apalagi kalau bukan soal skripsi ,  hal-hal remeh yang akibatnya bisa besar. Lupa save data!

Semalam saya begadang untuk menyelesaikan data-data saya yang tadinya masih polos, sampai pagi tadi. Niatnya akan saya serahkan pada pembimbing saya walau memang belum lengkap karena menulis skripsi benar bukan keahlian saya. Namun ternyata saya harus kehilangan data saya karena tiba-tiba excel berhenti bekerja. Awalnya not responding, lama-lama hilang. Cari-cari autorecovery-nya juga yang ada data dua hari yang lalu, padahal saya harus sudah ada di kampus untuk preparasi sampel (masih ada yang harus dikerjakan :D

Panik ternyata tidak menyelesaikan masalah. Ah sudahlah, pikir saya, Pikir positif saja, bilang pembimbing saya dan pasti beres. Lalalala sampailah saya di kampus dan baru saja mau preparasi sampel karena harus buru-buru, jadwalnya ga bisa diubah. Yay, eh sudah harus dipanggil sama ibu pembimbing. Lalu sampel saya?

Ah, saya cinta sama angkatan saya. Ada seorang teman yang saya plesetin namanya jadi Sisiolita.
" Sil, tolongin gue dong. Lo tolong encerin larutan gue sampe xxxxxx" (xxxxx = malas bilang, hehehe), yah yah?

Makasih banyak Sil,  tanpa ba bi bu, dia mau bantuin.

Bersyukur banget punya teman-teman angkatan yang baik hatinya. Buktinya, ada seorang teman yang sedang rempong karena skripsi belum selesai padahal harus sudah dikumpulkan sebelum seminar* dibantu untuk hal-hal kecil tapi rempong seperti daftar isi dan lampiran (Ah, saya benci daftar isi, untung diajarin cara gampangnya)

 Sebentar lagi saya akan seminar. Tahap ini merupakan tahap kedua sebelum mendapat gelar sarjana sinting. Di sini siapa saja boleh nonton dan bertanya. Saya lebih khawatir di tahap ini. Menurut teman-teman saya bobot nilainya lebih besar dibandingkan sidang tertutup. Mohon doanya blogger!

NB: Makasih banyak buat http://n0tes4future.blogspot.com/ dan http://decrytoaditya.blogspot.com. Yay belum diberesin nih, tampilannya :D

Comments

  1. Semangat ya...gua juga lagi mengawali perjalanan akhir meraih gelar...yeah...

    ReplyDelete
  2. yihaaaa.... semangaat yaaaaa....
    :))

    ReplyDelete
  3. samaaaaaaa gw juga lagi berjuang ke sminar, deadline nya udah mepet bangett..
    ayoo fight buat Graduation..

    ReplyDelete
  4. Kak Rosa!!!
    apa kbr?
    wah wah, skripsi emang byk tantangan ya..semangat ya kak!
    klo udah beres smua, jgn lupa main ke blog saya yg hampir terbengkalai. haha.
    salam sukses!

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih

Popular posts from this blog

Cita-cita menjadi seorang dosen

Masih setengah jalan menuju profesi yang dicita-citakan. Sejak kecil, saya ingin berprofesi menjadi seorang guru. Lebih tepatnya guru di desa terpencil. Seorang saudara sepupu saya, ka Servulus Ndoa, tahu sekali cita-cita saya ini. LOL. Kemudian dalam perjalananannya, saya lebih memilih untuk menjadi seorang dosen. Saya tahu tidak mudah dan tidak asal saja menjadi dosen. Komitmen dan dedikasi sepenuh hati. Aissshh, semoga semeste mendukung keinginan anak baru  kemaren sore ini.

Tentu jalannya tidak semulus jalan tol.. Bukan seorang  dengan predikat cum laude, banyak yang harus terus dipelajari, digali, didalami dan dikembangkan (#Tsahhhh, biar kekinian)

Banyak hal yang saya persiapkan. Mulai dari otodidak belajar TOEFL selama liburan dan ketika menganggur dan apply-apply beasiswa S2. Terus, aktif menulis remah-reman dalam bahasa Inggris. Maklum edisi belajar, mulai dari update post bbm, twitter, fb, dan blog. Maaf banget buat yang merasa terganggu, alhasil harus nerimo kalau dibilang …

Jalan-jalan ke Ho Chi Minh City bag 1 -Persiapan, Perjalanan & Hari Pertama

Paulo Coelho — 'And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.

Dan segala yang baik dan buruk, sebaiknya dituliskan untuk diingat dan dijadikan pelajaran untuk selanjutnya. Halo  travelers dan teman-teman, kali ini saya ingin berbagi cerita  perjalanan saya dan teman-teman ke Ho Chi Minh City. Kami berterima kasih pada beasiswa LPDP RI yang telah mensponsori perjalanan yang sangat berkesan dan membuka wawasan ini. Setelah berkas kami diterima baik oleh sponsor dan pembimbing serta mengetahui ketua program studi, kami pun merencanakan perjalanan kami. Tentu saja dengan modal acceptance dan invitation letter dari panitia seminar.


Kami memesan tiket H-5 hari dari keberangkatan.Sebenarnya bisa dipesan lebih awal dengan harga yang lebih murah, namun salah satu teman kami urusan paspornya belum selesai.
Melalui #travel**a, kami pun mendapat penerbangan yang paling murah pada hari pemesanan dengan #JetS***, transit di Singapura selama kira-k…

Sombong

Jadi jangan sedikit pun kamu menyombongkan diri. Sombong itu bukan milik mereka yang kaya harta.  Sombong itu bukan saja bentuknya material, melainkan pikiran. Jangan sekali kali berpikir lebih pandai, lebih religius, lebih suci, lebih kuat, lebih cantik, lebih aktif,lebih baik.
Jangan sekali kali. Toh kita manusia biasa, nafas diberi. Berbagilah kebahagiaan.
Manusia demikianlah adanya hanya butuh untuk saling paham, saling mengerti, saling cinta, saling menhargai dan saling memperhatikan.Jangan pula menganggap remeh orang yang lebih muda atau sudah tua. Setiap orang dan generasi ada masanya. Jadi saling menghargailah. Demikian, manusia hendaknya saling mendukung satu sama lain.
(Refleksi, reminder untuk diri sendiri dan jikalau ada yang turut membaca, semoga bermanfaat)