Saturday, December 3, 2011

New Number_Ayo nak revisi revisi!

Seorang gadis bertampang mahasiswa (MM= Mahasiswa masam) berjalan tergesa-gesa  di tengah keramaian. Bukan terburu-buru seperti orang yang akan mengambil hadiah.  Bukan.  Wajahnya suntuk, padahal masih pagi. Mungkin kebanyakan tidur tapi tidak juga karena sepertinya tidurnya pun tidak lelap.  Senyuman seperti  sudah hilang berhari-hari. Mungkin banyak yang dipikirkan hingga bunyi dering handphone tidak begitu terasa. Untung dia mengaktifkan mode getar.

Rrrrrr, angkat! (Si MM menekan tombol menerima panggilan di handphone-nya, berhenti sejenak).

MM = .....(new number)
-----= "Ini R*** ya? xxxxx xx xxx xx xxx ..."
MM = .....:( (mencari- cari tempat yang lebih tenang)
-----="xxx..."
MM = Haloooo.., halooo ini siapa yaaa? (nada suaranya jutek abis, biasa nomor baru), ga kedengaran, bisa diulang ga? 
------= "R***, in bu T****. 
MM = Oh eh......  (Selanjutnya nada suaranya berubah seperti mbak-mbak operator nomor handphone


Ah, bukan nomor handphone sih!
Rupanya sang penelpon adalah ibu pembimbing yang kebetulan tidak menggunakan handphone, lebih suka menggunakan telepon rumah. (Jarang ya?)

4 comments:

  1. aku juga males pake henpon kalo di rumah
    enakan pake telpon rumah
    kan istri yang bayar...

    ReplyDelete
  2. Nah loh rose, saya jadi bingung ini...

    ReplyDelete
  3. ini curhat kegalauan tugas akhir/skripsi yah mbak?

    ReplyDelete
  4. nah loh, ga sengaja jutekin ibu pembimbing ya??

    ReplyDelete

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih