Skip to main content
Kalau kegilaan ini menutupiku


Sehingga yang kau lihat hanya ketidakjelasan, mengertilah

Karena sama seperti yang lain, aku bingung.

Namun karena tidak semua kata dapat kuucap dan laku kuumbar

Yang ada hanyalah pandangan mata yang tertuju padamu, tapi tidak di depanmu

Aku terlampau malu

Tidak berharap ini pergi begitu saja, atau harus seperti apa

Hanya saja mengertilah untuk beberapa waktu,

Bukan untuk menghapus bayangmu tapi merasai tentangmu

Aku berharap semua berjalan normal, tapi aku bisa apa?

Rasa bukan untuk bermain-main

Comments

  1. Wew, sajaknya bagus mbak...

    Rasa bukan untuk main-main... yeaaah, agak setuju deh, heheheh....

    ReplyDelete
  2. kadang kalo udah gila, bisa menutupi semuanya..
    *bener nggak sih?

    hemm.. edisi galau gundah gulana karena jatuh cinta sama seseorang tetapi bertepuk sebelah tangan kah?

    ReplyDelete
  3. gila apa dulu neh..?
    asal jangan gila beneran ya
    hahah

    ReplyDelete
  4. EG: Hehe, makasih..lah g tau bener ato g,..hahaaaha

    Gaphe: Gaphe sooooo tauuuu, aaahhh, kan aku blm tw bener...


    @Rawins: haha, g la mas, g bakal gila beneran..

    ReplyDelete
  5. yang (masih) jatuh cinta kayaknya... :p

    btw, judul posting apa nih??

    ReplyDelete
  6. ..dan waktu akan menjawab semuanya..

    hehe, puisisnya keren mak..!

    ReplyDelete
  7. bingung gmn menhadapinya ya?hehe :p

    ReplyDelete
  8. Perasaan yg terdalam tidak akan pernah bohong :). Semoga berjalan sesuai yg diharapkan mbk :)

    ReplyDelete
  9. @Adhiii: wahh, wah wah tau aja..hahaha. g tau kpn berakhir.

    @Yudi: makasih mas Yudi,

    @Yen: iyaaah mba Yen, bingung2

    @Ami: iya mbak..hehe, hem sebenarnya saya g ngarepin harus seperti ap sih, cuma lagi menikmati saja..

    ReplyDelete
  10. @Adhiii: wahh, wah wah tau aja..hahaha. g tau kpn berakhir.

    @Yudi: makasih mas Yudi,

    @Yen: iyaaah mba Yen, bingung2

    @Ami: iya mbak..hehe, hem sebenarnya saya g ngarepin harus seperti ap sih, cuma lagi menikmati saja..

    ReplyDelete
  11. wah,setuju rasa bukan main2,tapi tumbuh bersemi dalam hati..

    ReplyDelete
  12. Ayoooooooo semangat dong Tanteeee

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah dibaca,semoga bermanfaat. Silakan menuliskan komentar Anda. Terima Kasih

Popular posts from this blog

Cita-cita menjadi seorang dosen

Masih setengah jalan menuju profesi yang dicita-citakan. Sejak kecil, saya ingin berprofesi menjadi seorang guru. Lebih tepatnya guru di desa terpencil. Seorang saudara sepupu saya, ka Servulus Ndoa, tahu sekali cita-cita saya ini. LOL. Kemudian dalam perjalananannya, saya lebih memilih untuk menjadi seorang dosen. Saya tahu tidak mudah dan tidak asal saja menjadi dosen. Komitmen dan dedikasi sepenuh hati. Aissshh, semoga semeste mendukung keinginan anak baru  kemaren sore ini.

Tentu jalannya tidak semulus jalan tol.. Bukan seorang  dengan predikat cum laude, banyak yang harus terus dipelajari, digali, didalami dan dikembangkan (#Tsahhhh, biar kekinian)

Banyak hal yang saya persiapkan. Mulai dari otodidak belajar TOEFL selama liburan dan ketika menganggur dan apply-apply beasiswa S2. Terus, aktif menulis remah-reman dalam bahasa Inggris. Maklum edisi belajar, mulai dari update post bbm, twitter, fb, dan blog. Maaf banget buat yang merasa terganggu, alhasil harus nerimo kalau dibilang …

Jalan-jalan ke Ho Chi Minh City bag 1 -Persiapan, Perjalanan & Hari Pertama

Paulo Coelho — 'And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.

Dan segala yang baik dan buruk, sebaiknya dituliskan untuk diingat dan dijadikan pelajaran untuk selanjutnya. Halo  travelers dan teman-teman, kali ini saya ingin berbagi cerita  perjalanan saya dan teman-teman ke Ho Chi Minh City. Kami berterima kasih pada beasiswa LPDP RI yang telah mensponsori perjalanan yang sangat berkesan dan membuka wawasan ini. Setelah berkas kami diterima baik oleh sponsor dan pembimbing serta mengetahui ketua program studi, kami pun merencanakan perjalanan kami. Tentu saja dengan modal acceptance dan invitation letter dari panitia seminar.


Kami memesan tiket H-5 hari dari keberangkatan.Sebenarnya bisa dipesan lebih awal dengan harga yang lebih murah, namun salah satu teman kami urusan paspornya belum selesai.
Melalui #travel**a, kami pun mendapat penerbangan yang paling murah pada hari pemesanan dengan #JetS***, transit di Singapura selama kira-k…

Sombong

Jadi jangan sedikit pun kamu menyombongkan diri. Sombong itu bukan milik mereka yang kaya harta.  Sombong itu bukan saja bentuknya material, melainkan pikiran. Jangan sekali kali berpikir lebih pandai, lebih religius, lebih suci, lebih kuat, lebih cantik, lebih aktif,lebih baik.
Jangan sekali kali. Toh kita manusia biasa, nafas diberi. Berbagilah kebahagiaan.
Manusia demikianlah adanya hanya butuh untuk saling paham, saling mengerti, saling cinta, saling menhargai dan saling memperhatikan.Jangan pula menganggap remeh orang yang lebih muda atau sudah tua. Setiap orang dan generasi ada masanya. Jadi saling menghargailah. Demikian, manusia hendaknya saling mendukung satu sama lain.
(Refleksi, reminder untuk diri sendiri dan jikalau ada yang turut membaca, semoga bermanfaat)